Harga Gas Non Subsidi di Tanjungpinang Naik, Disdagin Pastikan Gas 3 Kg Hal Ini

- Admin

Jumat, 7 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga gas elpiji non subsidi kemasan 5.5 dan 12 kg mengalami kenaikan di Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Harga gas elpiji non subsidi kemasan 5.5 dan 12 kg mengalami kenaikan di Tanjungpinang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang pastikan tidak ada pengaruh kenaikan harga gas non subsidi kemasan 5.5 dan 12 kilogram (kg) terhadap gas subsidi kemasan 3 kg di Tanjungpinang.

Kenaikan harga gas elpiji non subsidi kemasan 5.5 dan 12 kg merupakan aturan dari pemerintah pusat, pihaknya tidak bisa menjalankan aturan di luar yang sudah ditetapkan itu.

Baca Juga :  Kunjungi Tanjungpinang Timur, Rahma Minta Forum RT dan RW Jaga Wilayah dari Sebaran COVID-19

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena peruntukannya bukan untuk masyarakat menengah ke bawah,” kata Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Atmadinata, Kamis (6/1/2022).

Yang terpenting, untuk harga gas elpiji kemasan 3 Kg tidak mengalami kenaikan, saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) masih Rp18.000 per tabung. Bahkan pemerintah sudah menjamin tidak akan ada kenaikan harga untuk gas subsidi tersebut.

“Yang naik saat ini hanya gas non subsidi saja, itu aturan pemerintah kita hanya menjalankan,” ujar Atmadinata.

Baca Juga :  Sukseskan Pemilu 2024, Pj Wali Kota Tanjungpinang Jalin Koordinasi dengan Pengurus Partai Politik

Masyarakat kalangan menengah ke atas yang biasa menggunakan gas nonsubsidi, Atmadinata mengatakan juga tidak bisa beralih ke gas subsidi, karena saat ini di Tanjungpinang sudah menggunakan kartu kendali gas 3 kg, sehingga masyarakat penerima program itu sudah terdaftar di log book.

Baca Juga :  Ismeth - Suryani Digodok PKS, Coba Bangun Komunikasi dengan Demokrat

“Tidak bisa, orang di luar peruntukannya tidak bisa menerima, pangkalan tidak akan memberikan,” ucapnya.

Masyarakat kalangan menengah ke atas seharusnya juga malu jika menggunakan gas subsidi yang sudah jelas sasarannya yaitu masyarakat kurang mampu.

“Selama ini sejak kartu kendali diimplementasikan di Tanjungpinang tidak ada lagi terdengar persoalan kelangkaan gas 3 kg, semoga ke depannya semakin bagus,” imbuhnya. (RP)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru