Disdagin Tanjungpinang Imbau Konsumen Beli Minyak Goreng Sesuai Kebutuhan

- Publisher

Jumat, 18 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Kota Tanjungpinang melakukan pemantauan ke distributor minyak goreng dan swalayan. Foto: Istimewa

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Kota Tanjungpinang melakukan pemantauan ke distributor minyak goreng dan swalayan. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Kota Tanjungpinang melakukan pemantauan ke distributor minyak goreng dan swalayan.

Terkait naiknya harga minyak goreng kemasan sejak terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Perdagangan Nomor 09 Tahun 2022 tentang relaksasi penerapan harga minyak goreng sawit kemasan sederhana dan kemasan premium, Kamis (17/3/2022).

Pemberian relaksasi harga yang dimaksudkan untuk menghindari potensi terjadinya kelangkaan minyak goreng konsumsi rumah tangga tersebut, mencabut ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sawit yang sebelumnya diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022, dimana sebelumnya maksimal harga minyak kemasan premium diangka Rp14.000 dan minyak goreng curah Rp11.000.

BACA JUGA:  Disdagin Berikan Pelatihan AMT Kepada 30 Pelaku IKM, Wako Rahma : Ini Menjadikan Wirausaha Lebih Tangguh

Kepala Bidang Stabilisasi Harga Disdagin Tanjungpinang, Mohammad Endy Febri menyampaikan, dalam pemantauan stok minyak goreng masih tersedia di gudang distributor sampai dengan 40 ton.

“Kami masih menemukan stok minyak goreng 40 ton dan penjelasan dari manajemen distributor serta melihat rekap pengantaran mereka; fakta di lapangan, pengantaran dari distributor ke swalayan maupun toko downline-nya terus berlangsung,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Lanjutkan Program Mubaligh Hinterland di Tahun 2023

Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk kebutuhan kota Tanjungpinang satu minggu dalam kondisi normal. Disampaikan oleh distributor bahwa minyak kemasan yang didistribusikan sejak semalam hingga Kamis (17/3/2022) dalam waktu relatif singkat, ludes dibeli konsumen.

Penjelasan dari distributor dan hasil kroscek kami dengan manajemen swalayan, penjualan meningkat tajam, sehingga ketersediaan stok di swalayan mengkawatirkan.

“Distributor juga tidak memfokuskan pengantaran untuk tempat-tempat tertentu saja, yang penting terdistribusi secara merata walau dibeberapa titik penjualan memang sangat tinggi,” papar Endy.

Ia menambahkan, harga minyak goreng di Tanjungpinang berkisar antara Rp23.000 sampai Rp24.000 per liter.

BACA JUGA:  1.100 UMKM Manfaatkan Pinjaman Bunga Nol Persen dari Pemprov Kepri

Sementara itu, Plt Kepala Disdagin Tanjungpinang Samsudi mengharapkan agar masyarakat tidak berulang melakukan panic buying. Diperkirakan pada 21 atau 22 Maret ini ada masuk lagi stok minyak goreng 150 ton.

Apabila panic buying ini terus berlangsung, kita kawatirkan stok sangat-sangat menipis. Kami sarankan konsumen jangan dulu membeli dalam jumlah sangat besar lah, sesuai kebutuhan saja.

“Kami juga akan terus meningkatkan koordinasi dengan Satgas Pangan Polres, Disperdagin Provinsi Kepri dan para distributor.” katanya. (RP)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru