88 Prajurit Marinir Dikirim untuk Jaga 3 Pulau di Perbatasan Kepri

- Publisher

Jumat, 17 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 88 prajurit Marinir dari Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha (Yonif 10/SBY) dikirim ke 3 pulau yang berada di daerah perbatasan wilayah barat Negara Kesatuan Republik Indonesia. Foto: ANTARA

Sebanyak 88 prajurit Marinir dari Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha (Yonif 10/SBY) dikirim ke 3 pulau yang berada di daerah perbatasan wilayah barat Negara Kesatuan Republik Indonesia. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Sebanyak 88 prajurit Marinir dari Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha (Yonif 10/SBY) dikirim ke 3 pulau yang berada di daerah perbatasan wilayah barat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sebanyak 88 Prajurit Batalyon 10 Marinir diberangkatkan ke perbatasan laut wilayah barat, khususnya di pulau-pulau yang tidak berpenghuni. Prajurit Batalyon 10 ini akan mengamankan tiga pulau itu,” ujar Komandan Batalyon Infanteri Marinir 10/SBY, Letkol Mar Briand Iwan Prang usai pelepasan prajurit di Pelabuhan Batu Ampar, Batam Kepulauan Riau, Kamis 16 Juni 2022.

BACA JUGA:  Disambut Jajaran Pemko Batam, Li Claudia Siap Jalankan Tugas Sebagai Plh. Wali Kota Batam

BACA JUGA:

Latihan Operasi Pendaratan Prajurit Korps Marinir TNI AL di Dabo Singkep

Ketiga pulau yang ada di daerah perbatasan itu adalah Pulau Berhala, Pulau Nipah dan di Pulau Sekatung.

BACA JUGA:  Dewi Ansar Ajak Masyarakat Disiplin Memakai Masker

“Mereka sudah dilatih sebelumnya dalam pra tugas, diberi bekal supaya bisa menjalankan tugas di tempat yang ibaratnya batu karang saja sulit tumbuh. Tapi karena Marinir, kehormatan dan semangatnya membuat mereka bisa tumbuh dan bisa melaksanakan tugas,” katanya.

Untuk lama penugasan, Briand menjelaskan bahwa di TNI biasanya penugasan itu lamanya sekitar 6 sampai 12 bulan.

“Jadi kami akan menunggu kapan mereka akan kembali di antara 6 bulan sampai 12 bulan itu,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Komitmen Kepala BP Batam Dalam Melayani Warga, Perbaikan Pipa Bocor Selesai Dalam Dua Jam

Dia berpesan kepada seluruh prajurit agar dalam bertugas untuk saling menjaga kesatuan dan diri sendiri, sehingga bisa pulang dengan aman.

“Harapan saya semoga kami saling mendukung, karena memberangkatkan orang sebanyak 88 itu sepertinya sedikit. Tetapi kompleksitas yang harus dihadapi cukup banyak,” ucapnya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital
Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia
Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, DPRD Dukung Siswa TK hingga SMP Belajar dari Rumah
Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam
18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima
Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027
Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Lebih Kreatif, Tak Hanya Kuasai Materi tapi Juga Teknologi
Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:00 WIB

Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital

Rabu, 30 September 2026 - 06:30 WIB

Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia

Selasa, 29 September 2026 - 11:09 WIB

Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, DPRD Dukung Siswa TK hingga SMP Belajar dari Rumah

Senin, 28 September 2026 - 10:57 WIB

Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam

Senin, 28 September 2026 - 07:22 WIB

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima

Berita Terbaru