Batam Butuh 2.000 Hewan Ternak untuk Cukupi Pasokan Jelang Idul Adha

- Publisher

Senin, 27 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam Butuh 2.000 Hewan Ternak untuk Cukupi Pasokan Jelang Idul Adha. Foto: Istimewa

Batam Butuh 2.000 Hewan Ternak untuk Cukupi Pasokan Jelang Idul Adha. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kota Batam membutuhkan setidaknya 2.000 hewan ternak untuk mencukupi kebutuhan menjelang hari raya Idul Adha di Batam yang akan datang beberapa hari lagi.

BACA JUGA:

Daftar Harga Hewan Kurban dari Kambing hingga Sapi di Kandang Berkah Batam

“Untuk kebutuhan 2.000 hewan ternak cukup, kalau bisa masuk pada pengiriman ke tiga. Tapi kalau nggak bisa masuk yang ketiga ini, ya, kurang, tapi tidak banyak,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kota Batam Mardanis di Batam Kepulauan Riau, dilansir dari ANTARA Senin 27 Juni 2022.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Batam Penuhi Undangan Buka Bersama Amsakar dan Li Claudia di KDA

Sementara itu, Mardanis menyebutkan bahwa Kota Batam saat ini sudah dua kali melakukan penambahan pasokan hewan ternak sapi yang dikirim dari Lampung Tengah.

BACA JUGA:

Kota Batam Kekurangan Hewan Kurban

“Sebanyak 318 hewan ternak kiriman pertama dan sudah masuk karantina di Batam serta sudah di bagi ke beberapa Kecamatan. Yang kedua masuk 494 hewan ternak dan itu masih diawasi oleh karantina, belum bisa masuk kemana-mana,” ucapnya.

BACA JUGA:  Kawasan Nongsa Diplot jadi Contoh New Normal Pariwisata Batam. Suai!

Pasokan hewan ternak sapi juga masih tetap diambil dari Lampung Tengah, karena saat ini pihak karantina hanya memperbolehkan kota Batam mengambil hewan ternak dari sana.

“Karena Lampung itu hanya dua kota yang terdampak, tapi yang Lampung Tengah itu steril. Mudah-mudahan nggak ada yang kena di sana, kalau ada nanti berubah lagi aturannya,” katanya.

BACA JUGA:  Bawa 6.9 Kg Sabu, Nelayan Malaysia Diamankan Polisi

Sedangkan untuk masalah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Mardanis menyebutkan bahwa baru-baru ini pihaknya menemukan adanya gejala-gejala wabah PMK di beberapa hewan ternak sapi.

“Baru suspek, Ada tanda klinis, tapi kami belum bisa memberi tau sekarang. Maksudnya nanti kalau sudah tau terjangkit PMK atau tidak, baru di bisa kami publikasi. Gejala-gejalanya ada, tapi belum terkonfirmasi positif PMK,” ungkapnya. (DI/ANTARA)

Berita Terkait

BP Batam Pulihkan Bekas Tambang Pasir Ilegal, Perusak Lingkungan Akan Diberi Sanksi Tegas
Jangan Lupa Payung! Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Sejak Pagi
Menjelang Keberangkatan Haji 21 Mei, Wali Kota Amsakar Titipkan Jalannya Pemerintahan ke Wakilnya
Air Mata di Embarkasi Batam, Calon Haji Asal Kampar Wafat Sebelum Berangkat ke Madinah
Arus Urbanisasi Tak Terbendung, Batam Kaji Kartu Sementara untuk Kontrol Pendatang
Amsakar Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa UNRIKA, Serukan Gerakan Menyelamatkan Bumi
Pertamax 92 Langka! Warga Batam Pontang-Panting Keliling SPBU hingga Terpaksa Isi Turbo
DPW PWMOI Kepri dan DPD Batam-Karimun Resmi Dilantik! Rezky Law Kembali Pimpin Batam, Amsakar Tegaskan Tak Anti Kritik

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:42 WIB

BP Batam Pulihkan Bekas Tambang Pasir Ilegal, Perusak Lingkungan Akan Diberi Sanksi Tegas

Senin, 11 Mei 2026 - 06:13 WIB

Jangan Lupa Payung! Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Sejak Pagi

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:15 WIB

Air Mata di Embarkasi Batam, Calon Haji Asal Kampar Wafat Sebelum Berangkat ke Madinah

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:51 WIB

Arus Urbanisasi Tak Terbendung, Batam Kaji Kartu Sementara untuk Kontrol Pendatang

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:45 WIB

Amsakar Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa UNRIKA, Serukan Gerakan Menyelamatkan Bumi

Berita Terbaru