Bumbu Pecel Tanjungpinang Akan Diupayakan Diekspor ke Malaysia

- Admin

Selasa, 30 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Zulhidayat akan mengupayakan supaya produk home industri atau industri rumah tangga di Kota itu dapat diekspor ke negara tetangga, Malaysia.

“Saya pikir ada peluang kerja sama yang sangat menguntungkan, kita punya produk industri rumah tangga yang dapat diekspor ke Malaysia,” kata Sekda Zulhidayat di Tanjungpinang, Senin (29/8).

BACA JUGA:

Tingkatkan Kunjungan Ulang Wisatawan ke Tanjungpinang, Disbudpar Latih Pelaku Usaha Kuliner dan Pemandu Wisata

Menurutnya salah satu produk industri rumah tangga yang dapat diekspor seperti bumbu pecel yang kini makin menjamur di Tanjungpinang.

Produk tersebut memiliki peluang karena di Malaysia banyak masyarakat berdarah asli Jawa yang sebelumnya dari Indonesia.

Baca Juga :  Rahma Salurkan 700 Life Jacket dan 3 Sampan Kepada Nelayan Tanjungpinang

“Sehingga pecel merupakan salah satu kuliner yang dirindukan di Malaysia, ini merupakan satu kesempatan bagi industri rumah tangga kita,” ucapnya.

Pihaknya melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Tanjungpinang siap mendukung agar produk industri rumah tangga dapat diekspor ke negeri jiran.

Disperdagin akan membantu bagaimana produk ini secara regulasi dan peraturan bisa masuk Malaysia tanpa bertentangan prosedur mulai dari Bea Cukai.

“Ini tugas pemerintah untuk memberikan bantuan,” katanya.

Pemkot juga berkomitmen terus mendukung para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) meningkatkan dan menumbuhkembangkan kualitas produk yang dihasilkan, serta meluaskan dan membuka peluang pemasaran untuk ekspor bagi IKM baik dalam dan luar negeri.

“Malaysia sangat potensial jadi tujuan ekspor, karena selain letak geografis yang dekat, juga hubungan yang telah terjalin selama ini sangat erat dan baik,” ucapnya.

Baca Juga :  Gelper Tanjungpinang Ditutup Karena Pasien COVID-19 Membludak

Sementara itu, Presiden Dewan Perniagaan Melayu Malaysia (DPMM) Haji Abdul Halim Bin Husin menyampaikan sudah mencoba beberapa produk industri rumah tangga Tanjungpinang, salah satunya makanan ringan kerupuk.

Ia menilai, kerupuk Tanjungpinang sepadan dengan produk kerupuk di Terengganu, Malaysia. Kemudian dari segi kemasan, ia menilai produk Tanjungpinang lebih baik dari produk Terengganu.

BACA JUGA:

44 OPD dan Unit Kerja Pemko Tanjungpinang Sudah Gunakan Aplikasi SIAP

“Jadi itu adalah komen saya yang pertama berkenaan dengan boleh kita bekerja sama membawa produk Tanjungpinang ke Malaysia,” katanya saat berkunjung ke Tanjungpinang dalam rangka temu bisnis, Sabtu (27/8).

Baca Juga :  Batam dan Bintan Zona Kuning COVID-19

Saat itu ia menjelaskan jika produk industri rumah tangga Tanjungpinang ingin masuk ke Malaysia harus memiliki barcode, sebab produk yang dibawa akan dipasarkan melalui supermarket.

“Apabila kita beli di pasar raya kita tidak boleh pakai pikiran untuk mengingat harganya berapa, di supermarket menggunakan sistem untuk mengira struk belanja dan mengawal stok,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, untuk masuk ke Malaysia harus sudah memiliki sertifikasi halal. Ia yakin semua produk industri rumah tangga Tanjungpinang telah bersertifikasi halal.

“Kita bisa menerima produk dari Indonesia apabila sudah disertifikasi halal, bisa dari sertifikasi Indonesia sendiri dari BPOM atau dari Malaysia,” kata dia. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB