Apakah Benar Gejala Flu Biasa Lebih Parah Sejak Pandemi?

- Publisher

Sabtu, 31 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

INIKEPRI.COM – Pandemi COVID-19 sudah berlangsung kurang lebih tiga tahun belakangan ini.

Bahkan, Varian baru terus bermunculan dengan tidak hilangnya varian sebelumnya.

Virus seakan bermetamorfosa menghasilkan jenis baru. Ada yang lebih berbahaya atau sebaiknya.

Uniknya beberapa varian virus memiliki gejala yang hampir sama dengan flu biasa. Untuk memastikannya harus filakukan pemeriksaan secara berlanjut seeprtu tes PCR dan sebagainya.

BACA JUGA :

Presiden Disuntik Vaksin COVID-19 Booster Kedua di Istana Bogor

BACA JUGA:  Ini Langkah Kesiapsiagaan Indonesia Hadapi Wabah Mpox

Sebuah wacana kemudian bermunculan. Hal ini juga disetujui oleh dr. Shela P Sundawa. Dalam unggahan terbarunya dia menyebut jika dia merasa gejala batuk pilek lebih sering terjadi.

Tidak hanya intensitas keseringannya, namun lebih lanjut dokter spesialis anak itu menyebut jika batuk pilek saat ini semakin susah untuk diobati. Dia berharap akan ada penjelasan atau penelitian untuk menjelaskan fenomena ini.

“Ini perasaan saya aja atau emang setelah pandemi ini, batuk pilek jadi lebih sering dan lebih susah diobatin ya. Semoga dalam waktu dekat ada paper yg bisa menjelaskan ini,” tulisnya.

BACA JUGA:  Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM Setop 'Obat Dewa' LQC Donasi

Dia menduga jika hal ini mungkin saja disebabkan oleh adanya kombinasi dari precaution yang terjadi selama masa pandemi COVID-19.

Sistem imun dalam tubuh manusia disebut minim interaksi dengan kuman penyebab batuk pilek karena protokol kesehatan yang dijalani seperti memakai masker, jarang sosialisasi di luar.

Hal inilah yang bisa jadi membuat batuk pilek lebih parah larena dalam dua tahun belakangan tidak beri teraksi dengan bakteri penyebabnya.

BACA JUGA:  Seorang Dokter Spesialis Paru Bongkar Satu Rahasia Tangkal Virus Corona

“Kombinasi dari precaution selama pandemi COVID-19 (memakai masker, jarang bersosialiasi di luar) ditambah minimnya interaksi sistem imun kita dengan kuman penyebab batuk pilek selama 2 tahun belakangan ini dianggap berpengaruh dalam lebih sering dan parahnya batuk pilek belakangan,” tulisnya dalam sebuah utas.

Untuk mengetahui lebih lanjut beberapa perbedaan gejala COVID-19 dengan flu biasa dipaparkan berikut:

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru