INIKEPRI.COM – Blackoutnya aliran listrik di Batam-Bintan sejak pukul 04.00 WIB dinihari, disesalkan oleh banyak pihak. Tak terkecuali dari DPD KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Provinsi Kepulauan Riau.
“Atas nama KNPI Kepri dan masyarakat, kami sangat sesalkan blackoutnya listrik di Batam-Bintan yang bertepatan pula dengan pergantian tahun. Ini sangat mengganggu dan merugikan masyarakat,” kata Dewi Socowati, Ketua KNPI Kepri, Minggu 1 Januari 2023 sore.
Akibat padamnya listrik ini, sambung Dewi, berdampak juga dengan sejumlah layanan publik lainnya.
“Sejak pukul 04.00 WIB dinihari, listrik padam. Lalu, pagi sampai siang tadi, layanan air bersih juga terganggu. Belum lagi layanan publik yang lain,” sesal dia.
BACA JUGA :
Batam Blackout, Hingga Pukul 13.15 WIB 117.342 Pelanggan Masih Padam Listrik
Terpisah, sekretaris KNPI Kepri Muhammad Irfan dengan tegas meminta PLN Batam untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan akibat blackoutnya listrik di Batam-Bintan.
“Masyarakat sudah dirugikan. PLN Batam harus memberikan kompensasi atas peristiwa ini,” kata Irfan.

Irfan melanjutkan, masyarakat Kota Batam selama ini sudah menyelesaikan kewajibannya sebagai pelanggan PLN Batam.
“Sekarang ini gantian, masyarakat Kota Batam selaku pelanggan PLN Batam menuntut haknya,” jelas dia.
BACA JUGA :
Silaturahmi dengan Kadinkes, KNPI Kepri Diajak Turut Serta Berantas Stunting
KNPI Kepri Mengutuk Keras Bom di Polsek Astana Anyar: Tindakan Keji!
Selama ini, sambung Irfan, apabila pelanggan telat membayar sehari saja listrik, petugas PLN Batam langsung melakukan pemutusan listrik dan memberikan denda.
“Ini kan sudah tidak adil. PLN Batam bisa semena-mena ke pelanggan seperti itu. Dengan blackoutnya listrik ini, PLN Batam harusnya sadar untuk memberikan kompensasi sebagai bentuk profesionalitas PLN Batam,” tegas Irfan lagi.
Untuk diketahui, peristiwa blackoutnya listrik ini menggangu ratusan ribu pelanggan PLN di Batam dan Bintan.
Blackoutnya listrik ini terjadi mulai dari pukul 04.00 WIB dinihari, pada Minggu 1 Januari 2023. Listrik kemudian kembali normal pada sekira pukul 16.00 WIB. (MIZ)

















