Aturan Baru, Smartphone Akan Kembali Pakai Baterai Lepas

- Publisher

Rabu, 4 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peraturan baru untuk baterai smartphone atau ponsel cerdas yang dapat diganti atau dilepas, kembali digaungkan. Foto: Techspot

Peraturan baru untuk baterai smartphone atau ponsel cerdas yang dapat diganti atau dilepas, kembali digaungkan. Foto: Techspot

INIKEPRI.COM – Peraturan baru untuk baterai smartphone atau ponsel cerdas yang dapat diganti atau dilepas, kembali digaungkan.

Peraturan baru tersebut mendorong produsen ponsel cerdas (original equipment manufacturer/OEM) untuk kembali menggunakan baterai yang dapat diganti pengguna. Peraturan tersebut bertujuan agar semua jenis baterai ponsel dan laptop lebih mudah dilepas dan diganti. Peraturan ini juga berupaya memberi konsumen informasi yang lebih baik tentang baterai yang dibeli melalui label dan kode QR, seperti kapasitas, kinerja, daya tahan, dan komposisi kimia. Uni Eropa telah mengusulkan peraturan baru untuk membuat baterai lebih berkelanjutan dan dapat digunakan kembali.

BACA JUGA:  YouTube Uji Coba Fitur 'Mirip' TikTok

Peraturan tersebut juga menetapkan tingkat minimum bahan daur ulang yang diperlukan dalam memproduksi baterai baru, yaitu 16% kobalt, 85% timbal, 6% litium, dan 6% nikel.

Dikutip dari laman xda-developers, Rabu (28/12/2022), dalam siaran pers UE tentang masalah ini mengungkapkan bahwa peraturan baru akan berlaku bukan hanya untuk baterai portable.

BACA JUGA:  WhatsApp Luncurkan Fitur “About” untuk Unggahan Teks 24 Jam, Mirip Instagram Notes

Termasuk untuk baterai SLI (memasok daya untuk menyalakan, penerangan atau pengapian kendaraan), baterai alat transportasi ringan (LMT) seperti skuter dan sepeda listrik, baterai kendaraan listrik (EV), dan baterai industri.

Namun, pabrikan memiliki waktu tiga setengah tahun setelah undang-undang disahkan untuk merancang baterai portable atau yang bisa diganti dan dilepas. Persyaratan penggunaan baterai portabel yang dapat diganti akan menjadi tantangan bagi raksasa teknologi seperti Apple dan Samsung.

BACA JUGA:  Inilah Smartphone dengan Radiasi Tinggi

Sebab, sebagian besar smartphone dan laptop yang ada di pasaran saat ini hadir dengan baterai yang tidak dapat dilepas.

Jadi peraturan tersebut memaksa perusahaan-perusahaan ini untuk memikirkan kembali desain produk dan mengembalikan penggunaan baterai yang dapat dilepas pada smartphone dan laptop dengan mudah. (DI/SINDONEWS)

Berita Terkait

Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026
Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya
DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar
iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru
Kamera iPhone Makin Canggih? Apple Pertimbangkan 200 MP
iPhone 18 Pro Max Dikabarkan Lebih Tebal dan Berat, Baterai Makin Besar
Bocoran iPhone Fold Muncul, RAM 12GB hingga Harga Diprediksi Rp33 Jutaan
Waspada! Hacker Rusia Diduga Incar Akun WhatsApp dan Signal di Seluruh Dunia

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:26 WIB

Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya

Selasa, 7 April 2026 - 07:21 WIB

DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar

Jumat, 3 April 2026 - 08:00 WIB

iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:38 WIB

Kamera iPhone Makin Canggih? Apple Pertimbangkan 200 MP

Berita Terbaru