BPOM Batam Perketat Pengawasan Peredaran Kosmetik Ilegal di Media Sosial

- Publisher

Senin, 20 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam memperketat pengawasan peredaran kosmetik secara daring di media sosial. Foto: ANTARA

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam memperketat pengawasan peredaran kosmetik secara daring di media sosial. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam memperketat pengawasan peredaran kosmetik secara daring di media sosial.

“BPOM Batam memperketat pengawasan secara daring di media sosial khususnya untuk kosmetik ilegal, apakah beredar ke wilayah Batam. Saat ini tim sedang melakukan pengawasan terhadap peredaran kosmetik ilegal dan pangan,” ujar Kepala Balai POM Batam Lintang Purbajaya dilansir dari ANTARA, Sabtu 18 Maret 2023.

BACA JUGA:  Vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah tidak Beredar di Indonesia

BACA JUGA :

Wapres Minta Kemenkes dan BPOM Selektif beri Izin Edar Obat

Lanjut dia, untuk peredaran kosmetik ilegal dan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, paling banyak ditemukan di Kota Batam dan Tanjungpinang.

Sedangkan untuk pemasaran kosmetik ilegal tersebut, dilakukan secara daring.

“Kita lacak peredarannya dan penjualannya, tetapi pola yang digunakan saat ini tidak hanya mengecek toko-toko yang menjual kosmetik, tapi juga melalui media sosial,” ujarnya.

BACA JUGA:  BPOM Batam Buka Pendaftaran Program Pendampingan UMKM Pangan Olahan Tahun 2026

Dia menjelaskan belum lama ini pihaknya juga sudah bertemu dengan Pemerintah Kota Batam melaksanakan Forum Grup Diskusi (FGD) dengan Badan Perlindungan Konsumen Nasional RI, terkait dengan pengawasan peredaran kosmetik ilegal dan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.

BACA JUGA :

Rokok Batangan Bakal Dilarang? Ini Penjelasan dari BPOM

BACA JUGA:  Braaak! Xenia Hitam Ringsek di Tiban

Dia menyebutkan untuk produksi kosmetik ilegal di Batam dan daerah lainnya yang ada di Kepri sampai saat ini belum ada temuan.

Namun dilihat dari data tahun 2022, untuk jumlah kosmetik ilegal yang sudah disita sebanyak 331 pieces dengan nilai Rp430 juta.

“Sebanyak itu di tahun lalu, tidak menutup kemungkinan akan bertambah di tahun 2023 ini,” kata dia. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam
ARTOTEL Batam Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer, Ada Organic Syntax dan Layers of Becoming
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Tembus Rp59,73 Triliun, BP Batam Anugerahi 16 Perusahaan
Tiket KM Kelud Batam–Belawan November 2026 Mulai Rp292 Ribu, Cek Jadwal Lengkapnya!
RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital, Direktur Terima Award atas Kepemimpinan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan
Warga Batam Bisa Nikah Gratis! Kuota Cuma 50 Pasangan, Pendaftaran Dibuka 1 November
Jalan Tanjakan Vista Dibuka, Rampung Lebih Awal
Embung Mengering hingga Jalan Antarpulau, Warga Galang Sampaikan Keluhan kepada Amsakar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:31 WIB

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:29 WIB

ARTOTEL Batam Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer, Ada Organic Syntax dan Layers of Becoming

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Tembus Rp59,73 Triliun, BP Batam Anugerahi 16 Perusahaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Tiket KM Kelud Batam–Belawan November 2026 Mulai Rp292 Ribu, Cek Jadwal Lengkapnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital, Direktur Terima Award atas Kepemimpinan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan

Berita Terbaru