Menlu RI Tekankan Pentingnya Pemuda dan Ekonomi Digital di ASEAN

- Publisher

Rabu, 12 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan sambutan dalam pembukaan Dialog Pemuda ASEAN tentang Pembangunan untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, di Jakarta, Selasa (11/4/2023). Foto: ANTARA/HO-Kemlu RI/aa.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan sambutan dalam pembukaan Dialog Pemuda ASEAN tentang Pembangunan untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, di Jakarta, Selasa (11/4/2023). Foto: ANTARA/HO-Kemlu RI/aa.

INIKEPRI.COM – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan pemuda, dan ekonomi digital adalah faktor pendorong pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara.

“Pemuda dan ekonomi digital merupakan pendorong penting untuk memastikan kawasan kita menjadi epicentrum of growth (pusat pertumbuhan—red),” kata Retno melalui keterangan tertulisnya ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan ASEAN Youth Dialogue on Development for Sustainable Development Goals di Jakarta, Selasa (11/4/2023).

BACA JUGA :

OJK Optimis ASEAN Jadi Episentrum Pertumbuhan Ekonomi

BACA JUGA:  Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Tiga WNI Bertahan di Gaza

Menurut Menlu Retno, potensi ekonomi digital di antara negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sangat besar.

Pada 2030, ekonomi digital ASEAN diproyeksikan mencapai 2 triliun dolar AS (sekitar Rp29,78 kuadriliun) dan akan berkontribusi sekitar 28 persen untuk produk domestik bruto (PDB) ASEAN.

Potensi tersebut semakin menjanjikan dengan adanya dividen demografis, mengingat sepertiga populasi ASEAN merupakan pemuda.

Untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital, kata Menlu Retno, menegaskan perlunya mendorong inovasi.

“Di masa krisis, inovasi oleh pemuda telah memainkan peran penting untuk mengatasi tantangan di berbagai sektor,” kata Menlu Retno.

BACA JUGA:  bank bjb Hormati Proses Hukum Perkara Dugaan Kredit Fiktif di Cabang Semarang

Di Asia Tenggara, tercatat lebih dari 52 unicorn atau perusahaan rintisan yang senilai 1 miliar dolar AS (sekitar Rp14,8 triliun), di mana sembilan di antaranya berada di Indonesia.

BACA JUGA :

Kehadiran Menteri Ekonomi ASEAN Bentuk Dukungan Keketuaan Indonesia

Indonesia juga mencatat dua decacorn atau perusahaan rintisan bernilai 10 miliar dolar AS (sekira 148,8 triliun).

BACA JUGA:  ARTOTEL Batam Hadirkan Pameran Tunggal “Lost Boy in Wonderland” oleh Alexander Chris

Selain itu, Menlu RI menegaskan pentingnya memajukan semangat kewirausahaan, yang akan membuka kesempatan besar bagi pemuda untuk membawa dampak yang bermanfaat bagi rakyat di kawasan.

“Spirit kewirausahaan penting untuk memberdayakan masyarakat dan menciptakan peluang-peluang, termasuk lapangan pekerjaan baru,” tuturnya.

Menlu Retno menambahkan, pemuda sebagai agen perubahan hendaknya memiliki semangat tanggung jawab sosial.

“Empati yang besar diperlukan untuk memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal, khususnya komunitas marginal,” kata Retno. (RBP)

Berita Terkait

Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah
Amsakar Gandeng Bank Sumut, Perluas Pembiayaan UMKM di Batam
Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen
Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, Meski Nonsubsidi Disesuaikan
Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis
Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas
AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026
BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:08 WIB

Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah

Senin, 27 April 2026 - 18:26 WIB

Amsakar Gandeng Bank Sumut, Perluas Pembiayaan UMKM di Batam

Kamis, 23 April 2026 - 21:05 WIB

Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen

Selasa, 21 April 2026 - 08:30 WIB

Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, Meski Nonsubsidi Disesuaikan

Jumat, 17 April 2026 - 13:13 WIB

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Berita Terbaru