Dapat Sinyal Dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemprov Kepri Akan Rehabilitasi 3 HDPE di Kepri

- Admin

Selasa, 17 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad melanjutkan kunjungan kerja selama di Jakarta untuk beraudiensi dengan Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Laut)  Kementerian Perhubungan RI Antoni Arif Priadi di Ruang Rapat Dirjen Perhubungan Laut Jakarta, Senin (16/10) sore. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad melanjutkan kunjungan kerja selama di Jakarta untuk beraudiensi dengan Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Laut) Kementerian Perhubungan RI Antoni Arif Priadi di Ruang Rapat Dirjen Perhubungan Laut Jakarta, Senin (16/10) sore. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad melanjutkan kunjungan kerja selama di Jakarta untuk beraudiensi dengan Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Laut) Kementerian Perhubungan RI Antoni Arif Priadi di Ruang Rapat Dirjen Perhubungan Laut Jakarta, Senin (16/10) sore.

Dalam kesempatan ini Gubernur Ansar yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi meminta arahan sekaligus dukungan kepada Pemerintah Pusat terkait dengan rencana perkembangan konektivitas bidang kelautan khususnya pembangunan pelabuhan.

Ansar menyatakan, bahwa dinamisasi skema keuangan negara yang terjadi di tahun anggaran 2024 mengalami banyak perubahan yang harus dilakukan, sehingga Pemerintah Provinsi Kepri harus memprioritaskan progres pembangunan dan revitalisasi di sektor pelabuhan yang ada di Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan konektivitas paling penting bagi masyarakat Kepri dengan kultur daerah kelautan.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Buka Peluang Investasi di Bintan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

BACA JUGA :

Ansar Minta Dukungan Kementerian PUPR Untuk Proyek-Proyek Strategis di Kepri

Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Beras Tahap II di Nongsa

Ada beberapa hal terkait pembangunan infrastruktur perhubungan laut di Kepri pada 2024 nanti. Dan terkait hal ini Pemprov Kepri, melalui Plt. Dirjen Perhubungan Laut Antoni Arif, meminta agar pemerintah pusat bisa memberikan prioritas pada beberapa rencana pembangunan pelabuhan yang ada di Provinsi Kepri.

Sedikitnya ada tiga pelabuhan di Kepri yang perlu mendapat perhatian pemerintah pusat untuk direhabilitasi menurut Ansar. Ketiganya meliputi rehabilitasi pelabuhan HDPE Dirai di Kabupaten Karimun, kemudian rehabilitasi pelabuhan HDPE Jagoh di Kabupaten Lingga dan rehabilitasi pelabuhan HDPE Kelong di Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Perbatasan: Visi Cen Sui Lan Wujudkan Natuna sebagai Pusat Logistik

“Transportasi utama masyarakat Kepri adalah transportasi laut. Selain ketersediaan moda/kapal yang memadai, juga dibutuhkan pelabuhan yang representif agar lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang memanfaatkannya. Kita berharap di tahun 2024 nanti Pemerintah Pusat bisa mengalokasikan anggarannya melalui DAK,” kata Ansar Ahmad.

DAK merupakan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota tertentu dengan tujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintahan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Dalam pertemuan ini, Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan RI Antoni Arif menyambut baik apa yang di sampaikan Gubernur Ansar. Inisiasi tersebut, menurut Antoni memang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Puluhan Komputer Digondol Maling, Kantor Gubernur Kepri Dijaga Ketat

“Kami di Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan prinsipnya tidak mau mempersulit apapun yang menjadi keinginan daerah. Namun harus juga diperhatikan agar prioritas kepentingan tidak hanya dari aspek ekonomi saja. Aspek sosial dan budayanya juga harus dipertimbangkan agar masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat dari pembangunan dan kebijakan yang dilakukan pemerintah baik pusat maupun daerah,” katanya.

Antoni melanjutkan, terkait anggraan DAK yang akan digeser untuk tahun anggaran 2024 tersebut kemudian akan segera ditindak lanjuti oleh beberapa kementerian terkait dan kemudian menjadi prioritas dalam merehabilitasi pelabuhan yang ada di Provinsi Kepri. (RBP)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB