Ansar: Pemerintah Bayarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 42 Ribu Nelayan dan Petani

- Publisher

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Ansar saat menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Provinsi Kepri kepada masyarakat, organisasi, dan rumah ibadah di Masjid Darul Muttaqin, Perumahan Taman Cipta Asri II. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Ansar saat menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Provinsi Kepri kepada masyarakat, organisasi, dan rumah ibadah di Masjid Darul Muttaqin, Perumahan Taman Cipta Asri II. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya nelayan dan petani yang bekerja di sektor berisiko tinggi.

Hal ini disampaikan dalam sambutannya saat menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Provinsi Kepri kepada masyarakat, organisasi, dan rumah ibadah di Masjid Darul Muttaqin, Perumahan Taman Cipta Asri II, Selasa (9/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Kepri menyerahkan berbagai jenis bantuan secara simbolis, antara lain 10 unit ambulans, 2 tenda, 4 bantuan usaha, serta 5 paket sembako.

BACA JUGA:  Proses Seleksi PPPK Pemprov Kepri Sesuai Prosedur, Transparan dan Penuh Kehati-Hatian

Gubernur Ansar mengakui bahwa pemerintah harus melakukan efisiensi anggaran di beberapa sektor, namun ia menegaskan bahwa dukungan terhadap fasilitas ibadah dan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas.

“Yang penting pemerintah tetap konsisten dan memberikan dukungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi lebih dari 42 ribu nelayan dan petani di Kepri, yang seluruhnya dibiayai melalui APBD Provinsi Kepri.

Dari total tersebut, 31 ribu merupakan nelayan, sementara hampir 10 ribu merupakan petani.

BACA JUGA:  Penyerahan Insentif Ketua RT dan RW Triwulan I Tahun 2025, Amsakar Ajak Perkuat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

Ansar menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja sektor maritim dan agrikultur yang setiap hari menghadapi risiko tinggi.

“Nelayan pergi pagi-pagi ke laut. Kita harus menjaga mereka,” tegasnya.

Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, peserta yang meninggal dunia saat bekerja berhak atas santunan Rp70 juta, serta beasiswa pendidikan untuk dua anak hingga jenjang sarjana (S1).

Sementara untuk peserta yang meninggal karena sakit biasa, keluarga tetap menerima santunan Rp42 juta, dengan beasiswa pendidikan bagi dua anak apabila peserta terdaftar minimal tiga tahun berturut-turut.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi dan Kapolresta Tanjungpinang

Tahun ini, Pemprov Kepri telah menyiapkan anggaran hampir Rp10 miliar untuk membiayai program perlindungan tersebut.

Gubernur Ansar memastikan bahwa cakupan perlindungan bagi pekerja sektor informal akan terus diperluas.

“Kita ingin memastikan keluarga nelayan dan petani tetap terlindungi. Anak-anak mereka harus tetap bisa sekolah, bahkan sampai perguruan tinggi,” tutup Ansar.

Turut mendampingi Gubernur Ansar Tim Percepatan Pembangunan, Syarifah Normawati, Kepala Bapenda Kepri adalah Abdullah, Kepala Dinsos Kepri, Mahadi Rahman dan lainnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai
Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari
Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:46 WIB

PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:23 WIB

Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:00 WIB

Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama

Berita Terbaru