Tahun 2024, Kuota BBM Subsidi Solar di Batam Naik 25 Persen

- Publisher

Minggu, 7 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: mypertamina.id

Ilustrasi. Foto: mypertamina.id

INIKEPRI.COM –  Pada tahun 2024 ini, kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar di Kota Batam, Kepulauan Riau meningkat jadi 65.655 KL atau naik 25 persen dari tahun 2023 yaitu 52.320 KL.

Sales Area Manager Pertamina Provinsi Kepri Dambha HT dilansir dari ANTARA, mengatakan selain penambahan kuota pada BBM Solar, Pertamina juga menambah kuota untuk BBM subsidi jenis Pertalite sebanyak 13 persen atau menjadi 311.068 KL dibanding tahun 2023, 275.773 KL.

BACA JUGA:  Sesuaikan Harga Minyak Dunia, Pertamina Turunkan Harga BBM di Awal 2024

“Solar di Batam 2024 menjadi 65.655 KL itu naik 25 persen. Kemudian kuota Pertalite juga naik 13 persen menjadi 311.068 KL,” ujar Dambha, Jumat (5/1/2024).

BACA JUGA:

Sesuaikan Harga Minyak Dunia, Pertamina Turunkan Harga BBM di Awal 2024

Dengan begitu ia berharap kuota tersebut dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat di Batam.

Sementara untuk kuota gas bersubsidi LPG 3 kg di Kota Batam sebanyak 41.007 MT.

Untuk memastikan penyaluran LPG tersebut tepat sasaran, Dambha menyebutkan pembeli diwajibkan untuk menyertakan KTP elektronik.

BACA JUGA:  Layanan Jargas dan Gaslink di Batam Diperluas, Pertamina: Lebih Aman

“Itu memang ketentuan yang sudah ditentukan oleh Dirjen Migas kepada kami operator Pertamina untuk dijalankan di mulai pada 1 Januari ini,” kata dia.

Adapun sejumlah antisipasi yang telah disiapkan oleh Pertamina, untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kg di Batam di antaranya, mempersiapkan jadwal pengiriman gas subsidi dari Tanjunguban ke Kota Batam dengan jalur laut, menambah jadwal pengiriman di akhir pekan jika terdapat kendala pada jadwal yang telah ditentukan.

BACA JUGA:  Pertamina Hadirkan Program Tukar Tabung 3 Kg untuk non UMKM

“Saat musim ombak laut dan kalau memang terjadi kendala penyaluran, mitigasi kita akan menyalurkan di hari Minggu, waktu tambahan karena biasanya hari Minggu itu libur. Mitigasi lainnya dibantu oleh teman-teman SPBE yang akan lembur itu,” kata dia.

Menurut Dambha, pihaknya akan melakukan upaya semaksimal mungkin agar kebutuhan masyarakat tersebut tersalurkan.

“Semaksimal mungkin agar tersalurkan 100 persen sesuai kuota dengan tepat waktu, yang tepat jumlah, itu komitmen kami,” demikian Dambha. (DI/ANTARA)

Berita Terkait

Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College
Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang
Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM
PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa
Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali
Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan
Tak Perlu Khawatir Ngecas Mobil Listrik! PLN Batam Sebar SPKLU di 11 Titik Strategis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:51 WIB

Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College

Kamis, 30 April 2026 - 16:43 WIB

Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang

Kamis, 30 April 2026 - 08:46 WIB

PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WIB

Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 17:03 WIB

Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali

Berita Terbaru