Ketersediaan Stok Beras di Bulog Kepri Aman dan Cukup Sampai dengan Puasa dan Lebaran 2024

- Publisher

Rabu, 14 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira. Foto: Diskominfo Kepri

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira memastikan ketersediaan stok dan pasokan beras di Kepri aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai dengan lebaran tahun 2024.

“Berdasarkan koordinasi dan konsolidasi bersama Pimpinan Cabang Bulog Batam dan Tanjungpinang, perhitungan kami dari masing-masing cabang Bulog masih mencukupi hingga 3 sampai 6 bulan ke depan” kata Luki di Tanjungpinang, Senin (13/2).

Untuk itu Luki meminta masyarakat untuk tidak khawatir, sehubungan dengan isu yang beredar bahwa stok pangan yang saat ini kosong.

“Kami minta masyarakat untuk tidak khawatir, sebab pemerintah daerah selalu berkoordinasi dengan Bulog, untuk memitigasi risiko-risiko yang ada terkait ketahanan pangan” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wawako Raja Ariza Tutup Lomba Perahu Naga, Harap Jadi Agenda Wisata Nasional

BACA JUGA:

Bantuan Bagi Nelayan Serta Posyandu Diserahkan Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang

Lebih rinci, stok yang tersedia pada masing-masing cabang Bulog di Kepri sebagai berikut :

1. Bulog Batam yang meliputi wilayah Kota Batam dan Kabupaten Karimun tersedia stok total sebanyak 5.115 ton (1.900 ton di gudang dan 3.250 ton dalam perjalanan dengan rincian sebagai berikut :
– Di Kota Batam stok beras bulog  sebanyak 4.500 ton (1.500 ton di gudang dan 3.000 ton stok dalam proses/ perjalanan) cukup untuk 3 bulan kedepan;
– Di Kabupaten Karimun tersedia sebanyak 650 ton (400 ton di gudang dan 250 ton stok dalam perjalanan) selain itu tersedia juga beras Premium sebanyak 120 ton dgn harga jual Rp13.500;

BACA JUGA:  Pisah Sambut Ketua PTA Kepri, Ansar Berharap Harmoni dan Kedamaian Masyarakat Tetap Terjaga

2. Bulog Tanjungpinang yang meliputi wilayah Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Anambas tersedia stok total 2.834 ton (1.934 ton di gudang dan 900 ton di perjalanan) dengan rincian sebagai berikut :
– Di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tersedia 1.890 ton (1.372 ton di gudang dan 500 ton dalam perjalanan, 18 ton beras komersil) cukup untuk 6 bulan kedepan;
– Di Kabupaten Lingga tersedia 620 ton (320 ton di gudang dan 300 ton dalam perjalanan) cukup untuk 3 bulan kedepan;
– Di Kabupaten Anambas tersedia 324,120 ton (224,120 ton di gudang dan 100 ton dalam perjalanan) cukup untuk 5 bulan kedepan;

BACA JUGA:  Pasien COVID-19 di Kepri Meninggal Bertambah Sembilan Orang

3. Bulog Natuna untuk wilayah Natuna terdiri dari 2 gudang (Ranai dan Sedanau) tersedia sebanyak 1.100 ton (850 ton di gudang dan 250 ton dalam perjalanan) cukup untuk 6 bulan kedepan.

Luki pun menyampaikan pesan Gubernur Ansar bahwa Pemprov Kepri akan selalu berkomitmen menjaga ketahanan pangan. Baik dalam bentuk ketersediaan stok beras, hingga penyelenggaraan pasar murah bersubsidi.

“Selain ketahanan pangan, dengan berbagai program strategis pak Gubernur pun inflasi di Kepri tahun 2023 dapat terjaga di angka 2,76 persen year on year” tutupnya. (RP)

Berita Terkait

Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026
Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII
Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:01 WIB

Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:37 WIB

Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:59 WIB

Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Berita Terbaru