Registrasi IMEI akan Dikembangkan untuk Proteksi Kehilangan dan Pencurian

- Publisher

Sabtu, 1 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Direktorat Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kominfo, Mulyadi, dalam acara Ngopi bareng Kominfo di Kantor Kominfo, Jakarta. Foto: Wahyu Sudoyo/InfoPublik

Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Direktorat Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kominfo, Mulyadi, dalam acara Ngopi bareng Kominfo di Kantor Kominfo, Jakarta. Foto: Wahyu Sudoyo/InfoPublik

INIKEPRI.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana mengembangkan registrasi Identitas Peralatan Bergerak Internasional atau International Mobile Equipment Identity (IMEI) telepon selular atau handphone (HP) untuk proteksi jika terjadi kehilangan maupun pencurian (lost and stolen).

“Registrasi IMEI itu bisa dikembangkan untuk proteksi lost and stolen. Kalau (sekarang) HP kita hilang ya sudah gitu, tapi dengan (registrasi IMEI) itu bisa diblokir sehingga orang yang mencuri tidak bisa mendapat manfaat apapun (dari perangkatnya),” ujar Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Direktorat Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kominfo, Mulyadi, dalam acara Ngopi Bareng Kominfo di Kantor Kominfo, Jakarta pada Jumat (31/5/2024).

BACA JUGA:  Lemon8, Aplikasi yang Disiapkan ByteDance untuk 'Membunuh' Instagram

Menurut Mulyadi, penerapan proteksi dari registrasi IMEI itu sudah diterapkan selama satu dekade oleh otoritas telekomunikasi di Korea Selatan.

Langkah itu diklaim sudah terbukti sangat efektif dalam mengurangi tingkat kriminalitas pencurian gawai di negeri gingseng tersebut.

“Jadi kalau di Korea (Selatan) itu dia sudah menjalankannya sekitar 10 tahun dan karena di sana sudah efektif, akhirnya angka kejahatan pencurian HP di sana sangat minimalisir sekali, bahkan tidak ada,” tuturnya.

BACA JUGA:  Selama 2022, Kominfo Blokir 238.226 Konten Negatif

Mulyadi menjelaskan, saat ini konsep registrasi IMEI itu sedang dalam tahap pengkajian dan pematangan karena ada kendala yang harus dihadapi jika diimplementasikan di Indonesia.

Kendalanya terkait sistem kepemilikan ponsel, terkait dengan sistem perdagangan yang cepat atau sangat cair, berbeda dengan sistem kepemilikan di Eropa dan Korea Selatan yang mengadopsi sistem bundling dengan berlangganan.

“Masalah kepemilikan HP ini yang harus diselesaikan dulu. Jadi kita sedang cari konsepnya. Jangan sampai terjadi dispute, (misalnya) ini ada orang yang klaim HPnya hilang minta diblokir padahal sebenarnya sudah dijual,” ungkap dia.

BACA JUGA:  Berikut Tiga Fungsi Indonesia Digital Test House Milik Kominfo

“Nah kami sedang mematangkan konsep itu untuk meminimalisir masalah-masalah sosial yang mungkin timbul,” jelas Mulyadi.

Rencana proteksi dinilai menjadi gambaran bahwa pengendalian IMEI yang ada di Kementerian Kominfo memiliki potensi dimanfaatkan untuk perlindungan perangkat di Masyarakat.

Pengkajian rencana ini juga melibatkan seluruh operator selular karena mereka yang akan melakukan pemblokiran jika sistem baru ini diterapkan nantinya.

“Jadi masih tahap awal prosesnya, nanti pak Dirjen (Dirjen SDPPI Ismail) atau Menteri (Menkominfo Budi Arie Setiadi)  akan menyampaikannya. Konsep sudah ada semua,” tutup Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Kominfo.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Twitter Comeback, Platform Baru Ini Hadir dengan Misi Menyaingi X
Siap-Siap! Harga iPhone 18 Dikabarkan Lebih Mahal, Krisis Memori Jadi Pemicu
iPhone Lipat Pertama Apple Mulai Terungkap, Kamera Jadi Salah Satu Kekurangannya
Mulai 24 Agustus! Tak Lagi Menunggu Lama, YouTube Mulai Hitung View Sejak Video Diputar
Setelah 10 Tahun: Instagram Perbarui Logo Teks, Tampil Lebih Modern
Rayakan 20 Tahun: Apple Siapkan iPhone 20 untuk 2027, Desain Kaca Jadi Andalan Baru
Caviar Rilis HP Edisi Khusus Messi dan Cristiano Ronaldo, Hanya 19 Unit di Dunia & Dibalut Emas 24 Karat
Cara Mudah Cek Sisa Umur HP Android, Jangan Tunggu Bermasalah Baru Ganti

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Twitter Comeback, Platform Baru Ini Hadir dengan Misi Menyaingi X

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:47 WIB

Siap-Siap! Harga iPhone 18 Dikabarkan Lebih Mahal, Krisis Memori Jadi Pemicu

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:13 WIB

iPhone Lipat Pertama Apple Mulai Terungkap, Kamera Jadi Salah Satu Kekurangannya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Mulai 24 Agustus! Tak Lagi Menunggu Lama, YouTube Mulai Hitung View Sejak Video Diputar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Setelah 10 Tahun: Instagram Perbarui Logo Teks, Tampil Lebih Modern

Berita Terbaru