Rencana Penutupan Jalan Daeng Celak Menuju Senggarang

- Publisher

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses jalan Daeng Celak menuju Senggarang direncanakan akan ditutup. Penutupan akses ini disebabkan oleh pengerjaan pembangunan Box Culvert di ruas Jalan Daeng Celak. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Akses jalan Daeng Celak menuju Senggarang direncanakan akan ditutup. Penutupan akses ini disebabkan oleh pengerjaan pembangunan Box Culvert di ruas Jalan Daeng Celak. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Akses jalan Daeng Celak menuju Senggarang direncanakan akan ditutup. Penutupan akses ini disebabkan oleh pengerjaan pembangunan Box Culvert di ruas Jalan Daeng Celak.

Selain itu, pihak pelaksana pekerjaan akan mensosialisasikan lebih lanjut kepada Camat Tanjungpinang Kota dan para Lurah, khususnya Lurah Kampung Bugis dan Senggarang) mengenai pengalihan arus lalu lintas dan penutupan akses pada ruas jalan nasional simpang RSUP – Senggarang.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Lalulintas Dishub Tanjungpinang, Savran Shadiq, melalui pesan WhatsApp. Ia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari Dinas PU Provinsi Kepri.

“Keputusannya nanti akan kami sampaikan. Semalam baru dilakukan rapat tentang pengalihan arus,” ujarnya pada Selasa (11/6/2024).

Namun, menurut Savran, saat ini akses jalan tersebut masih bisa dilalui oleh pengendara.

BACA JUGA:  Dorong IKM Berkembang, Disdagin Tanjungpinang Beri Pelatihan Keamanan Pangan

“Sementara ini masih bisa diakses, namun kami mengimbau untuk melewati jalan alternatif yang telah kami informasikan kemarin,” lanjut Savran.

Ia menambahkan bahwa penutupan akses jalan Daeng Celak direncanakan setelah Lebaran Idul Adha mendatang.

“Direncanakan setelah Lebaran Haji,” terang Savran.

Diketahui bahwa jalan alternatif yang telah disiapkan adalah dari arah Tanjungpinang melewati Jalan Daeng Celak, belok kiri ke arah Jalan Sei Timun, menuju Jalan Daeng Kamboja, atau Jalan Senggarang Km 14. Sedangkan dari Senggarang, pengendara dapat melalui Jalan Damai atau Jalan Tanjung Lanjut menuju Jalan Daeng Kamboja.

Pihak Dishub juga mengimbau agar masyarakat menghindari jalan yang sedang dalam pembangunan.

“Lewati jalan alternatif yang telah kami umumkan kemarin,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Silaturahmi dengan Kajati Kepri Rudi Margono, Gubernur Ansar Ingin Kolaborasi Tetap Terjaga

Sementara itu, Sekretaris Camat Tanjungpinang Kota, Ruslan menuturkan, bahwa penutupan akses jalan Daeng Celak akan diterapkan pada 19 Juni 2024 mendatang pasca hari raya Idul Adha.

Menurutnya, untuk jalan alternatif akan menggunakan lajur berdasarkan rapat yang dilakukan bersama Pemko Tanjungpinang, yakni dari arah Tanjungpinang bisa melewati batu 14 Jalan Lama ataupun melalui Jalan Sungai Timun Korem.

“Untuk sebaliknya, dari arah Kampung Bugis bisa melewati Kantor Kejati dan tembus ke simpang empat Istana Kota Rebah, Jalan Sungai Timun,” jelasnya.

Ruslan menuturkan saat ini stakeholder terkait masih akan melakukan persiapan terlebih dahulu, serta simulasi oleh jajaran Dishub dan Kepolisian sebelum akhirnya ditutup pada 19 Juni mendatang.

BACA JUGA:  40 Peserta Homestay Tanjungpinang Ikuti Bimtek CHSE

Pembangunan proyek tersebut dikabarkan akan rampung sekitar bulan Oktober 2024, namun jika ada percepatan maka diprediksi akan selesai lebih cepat pada Agustus 2024 sehingga arus jalan bisa segera diakses.

“Kalau dihitung dari simpang empat sampai ke jembatan Tanjung Lanjut, penutupan arus jalan ini sepanjang 1,5 Km,” tuturnya.

Kendati ia berharap bagi masyarakat yang berdomisili di Senggarang maupun Kampung Bugis, agar dapat mendukung penutupan akses jalan tersebut dengan tidak melewati lokasi pembangunan dan menggunakan jalan alternatif yang sudah disediakan.

“Selain itu, bagi warga yang berdomisili di Tanjungpinang yang melakukan aktivitas (bekerja) di Senggarang dan sekitarnya untuk turut memaklumi penutupan jalan ini agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu,” pungkasnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Berita Terbaru