PKBSS Siap Berkontribusi untuk Dukung Gubernur Ansar Membangun Kepulauan Riau

- Publisher

Senin, 29 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan dukungannya kepada Gubernur Ansar Ahmad untuk membangun Kepri. Foto: Diskominfo kepri

Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan dukungannya kepada Gubernur Ansar Ahmad untuk membangun Kepri. Foto: Diskominfo kepri

INIKEPRI.COM – Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan dukungannya kepada Gubernur Ansar Ahmad untuk membangun Kepri.

Ikrar dukungan itu dibacakan Ketua Umum PKBSS Kepri, Taba Iskandar pada pertemuan sekaligus silaturahmi bersama PKBSS di Ballroom  Restoran Golden Prawn Bengkong Kota Batam, Minggu (28/7/2024).

“PKBSS Kepri siap memberikan kontribusi pemikiran sebagai bentuk dukungan kepada Gubernur Ansar dalam memajukan Kepulauan Riau,” ujar Taba Iskandar.

Gubernur Ansar Ahmad hadir sebagai tamu kehormatan dan menerima tanjak Sumatera Selatan yang kemudian dikenakan oleh Taba Iskandar.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyatakan keberadaan PKBSS sangat penting guna menjaga silaturahmi sekaligus wadah komunikasi bagi perantau asal Sumatera Selatan di Kepulauan Riau.

“PKBSS harus bisa menghimpun semua parantau-perantau asal Sumatera Selatan yang ada di Kepri umumnya dan Kota Batam khususnya,” pesan  Gubernur Ansar saat mengawali sambutan di hadapan pengurus dan keluarga besar PKBSS yang hadir.

BACA JUGA:  Ansar Perjuangkan Kepri Kelola Labuh Jangkar

Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar menyampaikan berbagai kebijakan pembangunan yang telah dan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepri selama tiga tahun dirinya menakhodai Bumi Segantang Lada.

Mulai dari rumah singgah baik di Jakarta atau Kota Batam yang diperuntukan bagi masyarakat Kepri yang menjalani pengobatan, bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi 31.896 nelayan dengan alokasi anggaran sebesar Rp6,4 miliar, dan program subsidi bunga 0 persen untuk penguatan modal usaha bagi pelaku UMKM.

Pemprov Kepri di bawah kepemimpinan Ansar Ahmad juga telah memberikan bantuan hibah untuk semua rumah ibadah dengan  menyasar 940 penerima bantuan yang pada tahun 2024 ini dialokasikan dana sebesar  Rp112,5 miliar.

BACA JUGA:  Instruksi ke Kepala Disdukcapil Baru, Amsakar: Layani Warga dengan Cepat dan Baik

“Termasuk program Kepri Terang melalui bantuan pemasangan baru listrik (BPBL), pemasangan genset dan pemasangan solar home system (SHS) sehingga telah meningkatkan rasio elektrifikasi yang terus meningkat setiap tahunnya, ” jelas Ansar.

Gubernur Ansar juga menyampaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri yang berada di angka 79,08 poin, meningkat 0,6 poin atau tumbuh 0,76 persen dari tahun 2022 yang berada pada angka 78,48 poin.

Sedang  terkait indeks kerukunan umat beragama tahun 2022, Kepri menempati peringkat pertama nasional di kisaran angka 85.78 poin. Dan tahun 2023 lalu, kita ada di  posisi ke- 2 nasional, di bawah Povinsi NTT dengan angka 83,58 poin.

BACA JUGA:  KNPD Kepri Kecam Keras Aksi Premanisme di Pelantikan DPD KNPI

Gubernur  Ansar juga menyampaikan  Indeks Kebahagiaan Provinsi Kepri yang berada di peringkat keenam nasional pada tahun 2021, atau berada di urutan kedua di Sumatera dengan capaian sebesar 74,78.

Ketua Umum PKBSS Kepri Taba Iskandar menyampaikan jika lahirnya PKBSS Provinsi Kepri telah sah secara aturan dan juga hukum sebagaimana diatur dalam perundangan. PKBSS Kepri telah memiliki akta pendirian yang telah terdaftar resmi pada kantor hukum notaris.

Taba Iskandar menyatakan Akan mendorong PKBSS Kepri untuk aktif dengan membuat badan usaha seperti koperasi. Divisi usaha yang dia akatakan akan bisa menjadikan PKBSS Kepri bisa terus eksis.

“Selain PKBSS akan terus berperan aktif dalam membantu berbagai program dan kebijakan pemerintah,” tegasnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Warga Batam Minta Dipulangkan dari Kamboja, Pemko Tunggu Data Keluarga untuk Penelusuran
Batam Jadi Daerah Pertama, Amsakar Gandeng APINDO Prioritaskan 15–20 Persen Rekrutmen untuk Warga Lokal
Batam Innovation Award 2026, Amsakar Dorong Inovasi Jadi Solusi Nyata bagi Warga
26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat
Dari Kelurahan Pulau Terong, Pelajar SMAN 13 Batam Galang Rp4,18 Juta untuk Korban Kebakaran Hutan
Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Batam Diganjar Penghargaan Nasional
PAD Batam Tembus Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Penerimaan Tanpa Naikkan Tarif Pajak
Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:42 WIB

Warga Batam Minta Dipulangkan dari Kamboja, Pemko Tunggu Data Keluarga untuk Penelusuran

Jumat, 11 September 2026 - 07:07 WIB

Batam Innovation Award 2026, Amsakar Dorong Inovasi Jadi Solusi Nyata bagi Warga

Jumat, 11 September 2026 - 06:40 WIB

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

Kamis, 10 September 2026 - 11:23 WIB

Dari Kelurahan Pulau Terong, Pelajar SMAN 13 Batam Galang Rp4,18 Juta untuk Korban Kebakaran Hutan

Kamis, 10 September 2026 - 08:34 WIB

Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Batam Diganjar Penghargaan Nasional

Berita Terbaru