Pemerintah Gencarkan Strategi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem melalui Program Terpadu

- Admin

Kamis, 29 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah terus memperkuat upaya penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia melalui penajaman pensasaran dan konvergensi program-program sosial yang terkoordinasi. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nunung Nuryartono, menyatakan bahwa strategi ini menjadi kunci dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem yang telah ditargetkan pemerintah.

Dalam keterangan resminya, Nunung menegaskan bahwa ketepatan pensasaran adalah faktor utama keberhasilan berbagai program pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk melakukan verifikasi dan validasi data secara berkesinambungan. “Dengan ketepatan sasaran, pelaksanaan program akan lebih efektif dan tepat guna,” ujar Nunung pada Rabu (28/8/2024).

Baca Juga :  Ketua LPS Bilang Ekonomi Indonesia Solid, Ini Tandanya

Pemerintah telah menetapkan tiga strategi utama dalam mendorong percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem: pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, dan pengurangan kantong-kantong kemiskinan. Sejak diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022, berbagai program perlindungan sosial telah disalurkan, termasuk bantuan sosial, subsidi energi, dan subsidi iuran jaminan kesehatan.

Dalam upaya meningkatkan pendapatan, pemerintah juga telah menggelar berbagai program pelatihan, pendampingan, dan bantuan modal yang terintegrasi dengan optimalisasi penggunaan Dana Desa. Nunung menambahkan, “Peningkatan pendapatan menjadi fokus utama banyak daerah saat ini, karena langkah ini akan berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat.”

Baca Juga :  Vtube 3.0 Resmi Meluncur, Dukung UMKM Ditengah Pandemi

Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut berperan dalam mengatasi kantong-kantong kemiskinan dengan memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni, akses air bersih, dan fasilitas sanitasi yang memadai.

Berbagai program tersebut telah menunjukkan hasil yang positif, dengan angka kemiskinan ekstrem yang semakin mendekati nol persen. Dalam rapat koordinasi dengan seluruh provinsi yang dilakukan sebelumnya, Nunung mengungkapkan bahwa banyak daerah yang telah berhasil mengurangi beban pengeluaran masyarakat dan kini beralih fokus pada strategi peningkatan pendapatan.

Baca Juga :  Sepanjang 2023 Inflasi Indonesia Terkendali

“Peningkatan pendapatan adalah kunci dalam pengentasan kemiskinan ekstrem, karena akan meningkatkan taraf hidup setiap individu,” jelas Nunung. Ia juga menekankan pentingnya penerapan mekanisme kebijakan yang tepat dan disesuaikan dengan kondisi sosial budaya masing-masing daerah. “Misalnya, pendekatan untuk masyarakat Papua harus berbeda dengan pendekatan di daerah lain, salah satunya melalui pendekatan komunitas yang sudah kita lakukan bersama kementerian dan lembaga terkait,” tambahnya.

Dengan strategi yang terkoordinasi dan disesuaikan dengan kondisi lokal, pemerintah optimis target penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia dapat tercapai dengan efektif dan berkelanjutan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026
Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen
UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari
Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata
Forbes Rilis Daftar 5 Orang Terkaya Dunia per Desember 2025
Cerita Lengkap Perjalanan BTN Menyalurkan KPR Sejak 1976, Kini Tembus Rp504 Triliun untuk 5,7 Juta Rumah
BTN Borong Penghargaan: Nixon LP Napitupulu hingga jajaran Direksi Raih Prestasi 2025

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:19 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:10 WIB

Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen

Kamis, 25 Desember 2025 - 06:49 WIB

UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:00 WIB

Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:22 WIB

Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata

Berita Terbaru