Batik Batam Kian Berwarna Lewat 10 Motif Ikonik Bertema Barelang

- Publisher

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erlita Sari membatik beberapa waktu lalu. Foto: INIKEPRI.COM

Erlita Sari membatik beberapa waktu lalu. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam mempersembahkan sepuluh motif batik terbaru yang mengangkat ikon kebanggaan Batam, Jembatan Barelang, sebagai inspirasi utama.

Karya-karya ini merupakan inisiasi dari Dekranasda Kota Batam, dibawah kepemimpinan Erlita Sari Amsakar, sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus strategi penguatan identitas daerah melalui seni tekstil.

Kehadiran sepuluh motif ini tak hanya menghadirkan visual yang memikat, namun juga sarat filosofi: membangun kota yang berakar pada budaya, menghargai alam, dan menjunjung nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman.

10 MOTIF BATIK BARELANG

1. Barelang Karang Berseri
Motif ini menggabungkan visual Jembatan Barelang dan elemen laut seperti kerang dan karang. Warna hijau melambangkan harapan, oranye sebagai semangat budaya, dan hitam sebagai simbol kekuatan serta keanggunan. Menggambarkan semangat membangun kota yang berakar pada laut dan budaya maritim Batam.

2. Tapak Jembatan Barelang
Perpaduan Jembatan Barelang dan kerang gonggong — kuliner khas Batam — memperkuat narasi keterikatan antara pembangunan dan budaya lokal. Motif ini menyampaikan bahwa kemajuan harus berjalan beriringan dengan pelestarian warisan.

BACA JUGA:  Asrama Haji Batam Jadi Pusat Isolasi Mandiri Terpadu

3. Barelang Lestari
Dengan elemen daun dan ornamen alam, motif ini mengajak untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Pesan utamanya adalah harmoni pembangunan dengan kelestarian hayati.

4. Jembatan Barelang Anggrek Hutan
Ikon jembatan disandingkan dengan keindahan anggrek hutan Batam. Warna latar hijau dengan sentuhan emas menyimbolkan kekayaan hayati yang tak ternilai. Mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem saat kota terus berkembang.

5. Jejak Barelang
Menggambarkan refleksi sejarah Jembatan Barelang sebagai penghubung peradaban dan pusat pertumbuhan. Motif ini menjadi bentuk penghormatan atas masa lalu yang membentuk identitas Batam hari ini.

6. Jembatan Barelang Bunga Sepatu
Hadir dengan ornamen bunga sepatu yang tumbuh di sekitar jembatan. Motif ini menjadi lambang sinergi dua pemimpin penting Batam — Wali Kota dan Kepala BP Batam — dalam membangun kota yang indah, kuat, dan harmonis.

BACA JUGA:  Erlita Amsakar Ajak Istri Forkopimda Sukseskan Batam Batik Fashion Week 2025

7. Titian Kasih
Dengan nuansa monokrom dan garis-garis halus, motif ini menyimbolkan jembatan sebagai jalur cinta, empati, dan kolaborasi. Sebuah pesan bahwa pembangunan fisik tidak cukup tanpa kehadiran nilai kemanusiaan.

8. Jembatan Barelang Harmoni
Menampilkan garis lengkung menyerupai gelombang laut dan kombinasi warna kontras. Motif ini adalah simbol harmoni antara modernitas dan tradisi, serta mencerminkan Batam sebagai kota yang hidup dalam keberagaman budaya.

9. Lintas Barelang
Simbol konektivitas antar pulau di Batam. Desain ini menekankan semangat mobilitas, integrasi sosial, dan dinamika kehidupan modern yang tetap menghormati akar budaya lokal.

BACA JUGA:  Pengurus ALPPIND se-Kecamatan Kota Batam Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Erlita Sari

10. Pesona Jembatan Barelang
Menampilkan siluet jembatan dengan latar laut dan langit senja. Motif ini menjadi metafora visual tentang kedamaian, keselarasan manusia dan alam, serta keindahan Batam yang tidak lekang oleh waktu.

Motif batik Batam dengan bertema Jembatan Barelang. Foto: Istimewa

MENENUN IDENTITAS, MERAWAT WARISAN

Ketua Dekranasda Kota Batam, Erlita Sari Amsakar, menekankan bahwa batik bukan sekadar kain, tapi media ekspresi yang mampu membawa narasi budaya dan pembangunan secara bersamaan.

Motif batik Batam dengan bertema Jembatan Barelang. Foto: Istimewa

“Melalui batik, kita tidak hanya mengenang sejarah dan merawat budaya, tetapi juga menyampaikan harapan dan cita-cita Batam sebagai kota modern yang tetap berakar kuat pada identitas lokal,” ujarnya.

Koleksi motif ini akan diperkenalkan melalui berbagai kegiatan pameran, pelatihan untuk perajin, serta kolaborasi dengan pelaku UMKM di sektor fesyen dan tekstil. Langkah ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan memperluas jangkauan Batik Batam hingga pasar nasional dan internasional.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Selasa, 1 September 2026 - 07:12 WIB

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas

Berita Terbaru