SAPA 129, Layanan Cepat dan Aman untuk Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

- Admin

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan SAPA. Foto: Istimewa

Layanan SAPA. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kadang, kekerasan tak selalu datang dengan teriakan. Ia hadir dalam diam. Dalam luka yang tak terlihat, dalam tangis yang tertahan. Di balik pintu rumah, di balik layar gawai, atau bahkan di tengah keramaian, perempuan dan anak-anak bisa menjadi korban tanpa ada yang tahu.

Melalui Layanan Call Center Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA 129) mereka tak sendiri, negara hadir memberi ruang aman bagi para korban untuk bersuara. Dikelola oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), SAPA 129 adalah saluran pengaduan cepat, aman, dan mudah diakses oleh siapa saja yang mengalami atau mengetahui kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga :  7 Manfaat Tidur Memeluk Pasangan

Tiga Cara untuk Bersuara

SAPA 129 memberi pilihan cara yang nyaman untuk setiap orang:

  • Telepon ke 129 – untuk berbicara langsung.
  • WhatsApp ke 08-111-129-129 – bagi mereka yang lebih nyaman mengirim pesan.
  • Form Online – Bisa diisi kapan pun, tanpa perlu berbicara atau bertatap muka.

Ketiga kanal ini menjamin kerahasiaan dan kenyamanan. Karena keberanian untuk melapor harus diiringi dengan rasa aman.

Bukan Hanya Tanggapan, Tapi Juga Tindakan

Baca Juga :  VIRAL! Nikah 1,5 Tahun Terjerat Pelakor. Istri Sah: Kau Hancurkan Mas!

Begitu laporan diterima, SAPA 129 tidak berhenti pada mendengar. Mereka akan memberikan pendampingan psikologis, memfasilitasi pemeriksaan medis dan visum, mengamankan korban di tempat perlindungan, serta menyediakan dukungan hukum jika dibutuhkan.

Tak hanya itu, SAPA 129 juga menjadi jalur koordinasi nasional bagi kasus yang memerlukan penanganan lintas daerah, provinsi, bahkan internasional.

Setiap laporan akan ditangani secara menyeluruh dan manusiawi. SAPA 129 bukan sekadar call center, tapi jembatan antara korban dan harapan baru.

Siapa Saja Bisa Melapor

Bukan hanya korban yang boleh melapor. Siapa saja, tetangga, teman, guru, atau siapa pun yang mengetahui kejadian kekerasan berhak dan wajib menyuarakannya. Karena dalam banyak kasus, korban tak mampu berbicara. Tapi kita bisa.

Baca Juga :  Warisan Emosional yang Tak Disadari: Fenomena Trauma Generasional

Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi

Setiap anak dan perempuan berhak merasa aman, dicintai, dan dihormati. Kekerasan bukan bagian dari budaya. Kekerasan adalah pelanggaran terhadap martabat manusia.

“Kami hadir untuk mendengar, mendampingi, dan melindungi. Jangan biarkan mereka sendirian. Mari bersuara bersama SAPA 129,” pesan Kementerian PPPA.

Jika Anda, keluarga, atau siapa pun di sekitar Anda mengalami kekerasan, jangan ragu. Segera hubungi SAPA 129.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dinda Ghania, Putri Sufmi Dasco Ahmad yang Meniti Panggung Musik dengan Gayanya Sendiri
Li Claudia Chandra Dianugerahi Penghargaan Perempuan Inspiratif TV One di Hari Ibu Nasional
Warisan Emosional yang Tak Disadari: Fenomena Trauma Generasional
Jeda Sejenak, Bahagia Selamanya: Pentingnya ‘Me Time’ bagi Ibu Rumah Tangga
Cara Bebas dari Overthinking dan Trauma yang Membelenggu
Ingin Tetap Segar dan Muda? Terapkan 10 Langkah Ini Setiap Hari
Takdir Wartawan Jadi Bupati Siak: Karena Pena Juga Bisa Jadi Pedang
Ini Arti Logo Peringatan Hari Ibu 2024
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:01 WIB

Dinda Ghania, Putri Sufmi Dasco Ahmad yang Meniti Panggung Musik dengan Gayanya Sendiri

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:23 WIB

Li Claudia Chandra Dianugerahi Penghargaan Perempuan Inspiratif TV One di Hari Ibu Nasional

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:00 WIB

Warisan Emosional yang Tak Disadari: Fenomena Trauma Generasional

Selasa, 28 Oktober 2025 - 09:34 WIB

Jeda Sejenak, Bahagia Selamanya: Pentingnya ‘Me Time’ bagi Ibu Rumah Tangga

Jumat, 24 Oktober 2025 - 06:44 WIB

Cara Bebas dari Overthinking dan Trauma yang Membelenggu

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB