Libatkan RKWB dan Tokoh Masyarakat, Amsakar Percepat Penyelesaian Kampung Tua

- Admin

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar saat berdialog dengan masyarakat dalam kegiatan Mancing Ngarong V di Pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa, Minggu (20/7), yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-78. Foto: INIKEPRI.COM

Amsakar saat berdialog dengan masyarakat dalam kegiatan Mancing Ngarong V di Pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa, Minggu (20/7), yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-78. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan kampung tua.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemko Batam dan BP Batam membentuk tim khusus yang melibatkan Rukun Khasanah Warisan Batam (RKWB) serta para tokoh masyarakat dari 37 titik kampung tua.

Hal itu disampaikan Amsakar saat berdialog dengan masyarakat dalam kegiatan Mancing Ngarong V di Pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa, Minggu (20/7), yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-78.

“Selama kampung tua belum teralokasikan secara legal, saya minta tim Pemko dan BP Batam terus menjelaskan statusnya kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Apresiasi Harpelnas, PLN Batam Beri Promo Tambah Daya Hingga Kunjungi Pelanggan

Ia mengakui bahwa penyelesaian kampung tua adalah bagian dari komitmen politiknya saat mencalonkan diri. Amsakar tidak ingin janji kampanye hanya menjadi slogan, tetapi betul-betul diupayakan.

Amsakar menyebut, lahan yang akan diproses terlebih dahulu adalah yang berada di wilayah mainland, tidak dalam sengketa, belum dialokasikan kepada badan usaha, dan belum dimanfaatkan untuk kegiatan pemerintahan.

Menurutnya, proses penyelesaian memerlukan koordinasi teknis dan dukungan sistem yang akurat. Saat ini, BP Batam bersama Universitas Indonesia tengah menyelesaikan Land Management System (LMS) untuk mendigitalisasi pengelolaan data lahan.

Baca Juga :  Lelaki Bernama Amsakar Achmad

Sistem LMS ini dirancang untuk memetakan status lahan secara lebih terstruktur, mulai dari lahan yang sudah dialokasikan, yang masa alokasinya hampir jatuh tempo, hingga lahan yang belum dimanfaatkan.

“Lahan kampung tua yang belum dialokasikan, tidak bermasalah hukum, dan belum dimanfaatkan, akan kita dorong penyelesaiannya. Ini sesuai dengan komitmen yang sudah saya tandatangani,” jelasnya.

Ia menambahkan, moratorium alokasi lahan akan dicabut setelah LMS rampung.

Selain kampung tua, Amsakar turut menyoroti persoalan ketenagakerjaan. Ia menegaskan perusahaan di Batam harus memberikan minimal 15 persen porsi pekerjaan untuk tenaga kerja lokal.

Baca Juga :  Idul Fitri 1445 Hijriah, Amsakar: Saling Memaafkan, Jauhi Prasangka, Teguhkan Kebersamaan

“Kami akan awasi pelaksanaannya. Agustus nanti akan ada bursa kerja, dan saya akan temui langsung para HRD perusahaan,” ujarnya.

Amsakar juga mendukung agar kegiatan Mancing Ngarong masuk dalam kalender event pariwisata Kota Batam tahun 2026.

“Ini bentuk dukungan kami terhadap pariwisata berbasis budaya lokal agar makin bergeliat,” pungkasnya.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Hang Nadim, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, M. Tr. Opsla, Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, Ketua umum Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB), Machmur Ismail dan Perwakilan LAM Kota Batam.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Tanggapi Keluhan Masyarakat, BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Wilayah Bengkong Harapan II
Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:17 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Wilayah Bengkong Harapan II

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:50 WIB

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Berita Terbaru