INIKEPRI.COM – Duka yang menyelimuti dua keluarga nelayan di Kabupaten Natuna mendapat pelipur dalam bentuk nyata: santunan dan perhatian dari negara.
Pada Kamis (30/7/2025), Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyerahkan secara simbolis santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan dengan total nilai Rp205,5 juta kepada dua ahli waris nelayan yang gugur saat menjalankan tugas di lautan.
Santunan diterima oleh Armidawati, warga Desa Sepempang, sebesar Rp163,5 juta—ahli waris nelayan yang wafat karena kecelakaan kerja. Sementara Fatimah, warga Desa Batu Gajah, menerima Rp42 juta, sebagai ahli waris peserta yang meninggal bukan akibat kecelakaan kerja.
“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti bahwa negara, melalui pemerintah daerah, hadir melindungi pekerja, termasuk nelayan yang setiap hari berhadapan langsung dengan risiko,” tutur Cen Sui Lan, dengan nada getir.
Kepada kedua ibu yang kini menjadi tulang punggung keluarga, Cen Sui Lan turut menyampaikan empati mendalam dan semangat juang.
“Ibu-ibu harus kuat, tetap tabah. Perjalanan hidup harus terus berlanjut. Semoga santunan ini menjadi penyambung asa dan penguat langkah untuk masa depan anak-anak,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar santunan, program ini mencakup juga beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang wafat—dengan nilai yang bervariasi, mulai dari Rp1,5 juta per tahun untuk jenjang TK-SD hingga Rp12 juta per tahun untuk perguruan tinggi, asalkan kepesertaan minimal tiga tahun.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna, Hendra Harry Jona, menjelaskan bahwa peserta yang mendapatkan manfaat ini merupakan bagian dari program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung oleh pemerintah daerah dan provinsi, sebesar Rp16.800 per bulan.
Tak hanya berhenti di situ, Cen Sui Lan juga mendorong agar ibu rumah tangga yang turut bekerja demi menopang ekonomi keluarga juga dilindungi dalam skema yang sama.
“Di Natuna, banyak ibu yang tak hanya mengurus rumah, tapi juga ikut berlayar dalam perjuangan ekonomi. Mereka juga harus dilindungi,” pesan tegas Cen Sui Lan kepada Hendra.
Penulis : RP
Editor : IZ

















