Amsakar: Batik Batam Harus Jadi Ikon dan Sumber Ekonomi Baru

- Publisher

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malam Puncak Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2025 di Dataran Engku Putri Batam Center, Sabtu (4/10/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Malam Puncak Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2025 di Dataran Engku Putri Batam Center, Sabtu (4/10/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Malam Puncak Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2025 di Dataran Engku Putri Batam Center, Sabtu (4/10/2025), berlangsung semarak dan penuh warna.

Di bawah sorotan lampu yang megah dan iringan musik elegan, puluhan model melenggang anggun memperagakan karya para desainer lokal, menampilkan ragam motif batik khas Batam yang memukau ratusan penonton.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad, hadir bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, memuji acara ini sebagai bukti nyata kebangkitan ekonomi kreatif Batam. Ia menilai BBFW bukan sekadar peragaan busana, tetapi simbol kolaborasi lintas sektor — antara pemerintah, pelaku UMKM, dan pengrajin batik — yang membawa dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak hingga acara luar biasa ini bisa terlaksana,” ujar Amsakar membuka sambutannya disambut tepuk tangan meriah penonton.

BACA JUGA:  Amsakar Orang Pertama Divaksin Covid-19, Rudi Dijadwalkan Ulang

Dari Karya Lokal ke Dampak Ekonomi Nyata

Dalam kesempatan itu, Amsakar menegaskan bahwa kegiatan seperti BBFW memiliki efek berganda (multiplier effect) yang kuat. Ia mencontohkan bagaimana peluncuran Batik Barelang dua bulan lalu mulai memberikan hasil positif bagi para pengrajin.

“Alhamdulillah, dari laporan yang saya terima, omzet pengrajin sudah mencapai sekitar Rp1,4 miliar. Ini membuktikan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar seremonial, tapi benar-benar memberdayakan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini adalah hasil sinergi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batam yang terus mendorong pertumbuhan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran, Tim Gabungan Lakukan Sidak Pasar dan Perusahaan Distributor

Batik sebagai Identitas dan Daya Tarik Wisata

Amsakar juga menilai bahwa promosi batik memiliki kaitan erat dengan sektor pariwisata Batam yang terus tumbuh pesat. Tahun 2024, tercatat 1,3 juta wisatawan mancanegara dan 3,3 juta wisatawan domestik berkunjung ke Batam — total mencapai 4,6 juta orang.

“Dengan potensi sebesar itu, kita harus menjadikan batik Batam sebagai ikon oleh-oleh unggulan. Saat wisatawan kembali ke negaranya, mereka membawa batik Batam sebagai kenang-kenangan. Itu kebanggaan sekaligus promosi bagi kota kita,” jelasnya.

Amsakar juga mengajak pelaku industri perhotelan, restoran, dan sektor jasa lainnya untuk ikut mendukung promosi batik dengan menjadikannya bagian dari identitas lokal.

BACA JUGA:  ASN Batam Dapat Bekal Bahasa Inggris Negosiasi Internasional, Amsakar: Untuk Masa Depan Kota

“Saya berharap hotel dan restoran menjadikan batik Batam sebagai ikon. Dengan begitu, seluruh sektor ikut menggerakkan ekonomi kreatif daerah,” ujarnya.

Dari Panggung Fashion ke Gerakan Budaya

Malam itu, tak hanya pesona batik yang memikat, tetapi juga semangat kebersamaan yang terasa kuat. BBFW menjadi wadah bagi anak muda, desainer, dan pengrajin untuk memperlihatkan potensi kreatif Batam di panggung yang lebih luas.

Amsakar menutup sambutannya dengan rasa syukur dan bangga atas antusiasme masyarakat.

“Saya bahagia melihat BBFW 2025 disambut luar biasa. Ke depan, tinggal kita sempurnakan pelaksanaannya, tapi semangatnya sudah luar biasa,” tutupnya penuh optimisme.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI
BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi
Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:36 WIB

Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:14 WIB

Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Berita Terbaru