Pj. Sekda Batam Ajak Semua Pihak Perkuat Posyandu: “Ini Soal Kesehatan Warga, Bukan Sekadar Program”

- Publisher

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Perwako Batam Nomor 39 Tahun 2025 di Glow Hotel, Batu Ampar, Kamis (9/10/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Perwako Batam Nomor 39 Tahun 2025 di Glow Hotel, Batu Ampar, Kamis (9/10/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Perwako Batam Nomor 39 Tahun 2025 di Glow Hotel, Batu Ampar, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini juga dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama Tim Pembina (Pokjanal) Posyandu Kota Batam untuk memperkuat sinergi lintas sektor agar peran Posyandu makin optimal dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, diwakili Pj. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan, Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan dasar sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat yang berperan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

BACA JUGA:  Lapor, Pak Wali! Pelantar Wargamu di Pulau Terung Hampir Roboh

“Posyandu bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi wadah partisipasi aktif masyarakat untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup sejak bayi, ibu hamil, hingga lansia,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, keberhasilan Posyandu diukur dari dampak nyata terhadap kesehatan masyarakat, seperti menurunkan angka kematian ibu dan anak serta memperbaiki status gizi. Karena itu, setiap kegiatan perlu terus dievaluasi agar lebih tepat sasaran.

Ia menambahkan, pemerintah kini tengah mengembangkan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang memadukan berbagai program kesehatan agar pelayanan lebih efisien dan mudah diakses masyarakat.

Selain itu, pelaksanaan Posyandu harus sejalan dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, dan perlindungan sosial, sehingga menjadi simpul utama layanan dasar pemerintah.

BACA JUGA:  Pimpin Upacara Otda ke-30, Amsakar Achmad Tegaskan Komitmen Benahi Air, Sampah, dan Banjir

Firmansyah juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan Posyandu. “Posyandu adalah kerja bersama. Tidak bisa hanya dibebankan pada Dinas Kesehatan. Semua pihak harus terlibat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia menyoroti perlunya peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan dan pembinaan rutin agar mampu memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, peran Tim Pembina Posyandu (Pokjanal) di semua tingkatan juga perlu diperkuat untuk memastikan koordinasi dan evaluasi berjalan efektif.

“Dari sinilah program dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Amsakar Tinjau Koperasi Merah Putih Sagulung Kota, Dorong Peran Koperasi bagi Ekonomi Warga

Menutup arahannya, Firmansyah mengajak seluruh peserta memperkuat komitmen meningkatkan fungsi dan kinerja Posyandu di Kota Batam.

“Dari balita hingga lansia, semuanya menjadi perhatian kita bersama. Posyandu adalah pintu pertama menuju masyarakat Batam yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kecamatan, kelurahan, kader Posyandu, PKK, dan perangkat daerah terkait. Para peserta juga merumuskan langkah konkret untuk memperkuat peran Posyandu di seluruh wilayah Kota Batam.

Peraturan Wali Kota Batam Nomor 39 Tahun 2025 tentang Posyandu dapat diakses di laman resmi JDIH Pemko Batam:
https://jdih.batam.go.id/dokhukum/published/detail/peraturan-wali-kota-batam-nomor-39-tahun-2025-tentang-pos-pelayanan-terpadu

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya
Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap
Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema
Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan
Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah
Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026
Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:00 WIB

Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya

Selasa, 8 September 2026 - 08:21 WIB

Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap

Senin, 7 September 2026 - 06:53 WIB

Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan

Minggu, 6 September 2026 - 09:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 08:47 WIB

Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

Berita Terbaru

Ekonomi

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri dan Nasional

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:15 WIB