RKWB Tepis Tudingan Sayuti Terhadap Kepala BP Batam: Amsakar – Li Claudia Jalankan Komitmen Selesaikan Legalitas Kampung Tua

- Publisher

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massiara Alias, SE. Foto: Dok. Pribadi Massiara

Massiara Alias, SE. Foto: Dok. Pribadi Massiara

INIKEPRI.COM – Rukun Khasanah Warisan Batam (RKWB) menepis tudingan miring Muhammad Sayuti dari Kantor Moesa & Rekan, yang menyebut Badan Pengusahaan (BP) Batam menipu warga tiga kampung tua terkait penerbitan Faktur Uang Wajib Tahunan (UWT) Rp0.

RKWB menegaskan, janji penerbitan sertifikat bebas UWT Rp0 sudah terealisasi sejak masa kepemimpinan Muhammad Rudi, yang kala itu menjabat sebagai Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam.

Kini, di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, komitmen untuk menyelesaikan legalitas Kampung Tua justru dinilai semakin kuat dan realistis.

Cerita yang Sudah Terjadi: Janji yang Ditepati

Sekretaris Umum RKWB, Massiara Alias, SE, yang juga Koordinator Wilayah Kampung Tua Kecamatan Batu Ampar, menceritakan bahwa masyarakat di tiga kampung tua, yakni: Tanjung Sengkuang, Batu Merah, dan Air Raja, telah menerima Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dengan status bebas UWT Rp0.

“Sejak warga menerima sertifikat HGB bebas UWT Rp0, tidak pernah ada pembahasan baru. Semua berjalan sesuai janji Pak Muhammad Rudi saat masih menjabat Kepala BP Batam,” ujar Massiara kepada INIKEPRI.COM, Selasa (4/11/2025) malam.

Sebelum sertifikat diterbitkan, kata Massiara, BPN Batam sempat menginformasikan bahwa status awal sertifikat yang akan dibagikan adalah HGB dengan UWT terhutang. RKWB kemudian meminta agar penyerahan ditunda untuk bermusyawarah bersama warga.

BACA JUGA:  Batam Masuk Zona Hijau Layanan Publik, Amsakar Perkuat dengan MoU Ombudsman

“Kami rapat bersama RT, RW, dan tokoh masyarakat. Disepakati bahwa sertifikat hanya akan diterima dengan status bebas UWT Rp0,” terangnya.

Kesepakatan itu disampaikan kepada Ketua Tim Legalitas Kampung Tua Kota Batam, Yusfa Hendri, serta pihak BPN Batam. Tak lama setelah itu, Muhammad Rudi mengundang ribuan warga di Lapangan Bola Tanjung Sengkuang dan berjanji memenuhi aspirasi masyarakat.

“Di hadapan ribuan warga, Pak Rudi berjanji akan menerbitkan sertifikat dengan status bebas UWT. Alhamdulillah, janji itu benar-benar ditepati,” ucap Massiara.

Faktur UWT Rp0 Sudah Berlaku dan Tercantum di Sertifikat

RKWB memastikan bahwa penerbitan Faktur UWT Rp0 tidak hanya janji, tetapi sudah terealisasi dan tercantum dalam sertifikat yang diterima warga.

Massiara menjelaskan, masyarakat memahami status hukum tanah mereka yang berada di bawah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) BP Batam. Karena itu, bentuk sertifikat SHGB bebas UWT Rp0 adalah langkah hukum paling tepat dan sah.

“Tudingan penipuan itu sama sekali tidak benar. Justru masyarakat sudah paham kenapa sertifikatnya SHGB Rp0. Karena wilayah Batu Ampar berada di dalam HPL BP Batam, SHM memang tidak bisa diterbitkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, tidak ada pihak yang dirugikan dalam proses ini. Sebaliknya, warga bersyukur karena telah memperoleh kepastian hukum atas lahan yang ditempati turun-temurun.

BACA JUGA:  BP Batam Rayakan Paskah Bersama Opa dan Oma di Graha Lansia Titian Kasih

Kepemimpinan Amsakar–Li Claudia Diteruskan dengan Komitmen Nyata

Pasca transisi kepemimpinan, RKWB melihat bahwa Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra justru membawa nafas baru dalam penyelesaian legalitas Kampung Tua.

Dalam pertemuan di Lantai 8 Gedung BP Batam beberapa waktu lalu, keduanya menegaskan komitmen melanjutkan program yang telah dirintis sebelumnya.

“Pak Amsakar dan Bu Li Claudia menunjukkan komitmen besar untuk menyelesaikan persoalan Kampung Tua. Mereka bahkan sedang mencari solusi agar SHGB Rp0 bisa ditingkatkan menjadi SHM, supaya sama dengan kampung tua lain yang sudah menerima SHM,” ujar Massiara.

Menurutnya, langkah tersebut adalah bukti keberpihakan kepada rakyat serta kelanjutan visi pemerataan legalitas tanah di seluruh Kampung Tua Batam.

“Ini sinyal positif. Artinya, program Kampung Tua tidak berhenti di tengah jalan, tapi justru diperkuat di bawah kepemimpinan sekarang,” tambahnya.

Semua Sudah Jelas dan Terverifikasi

RKWB menolak seruan demonstrasi atau langkah hukum tambahan dari pihak mana pun.

Massiara menegaskan bahwa data kepemilikan dan batas tanah di seluruh Kampung Tua Batu Ampar sudah terverifikasi secara resmi.

“Tak perlu aksi atau langkah hukum apa pun. Semua sudah jelas dan sah. Bila suatu saat HPL dicabut oleh pemerintah pusat, otomatis SHGB akan naik menjadi SHM,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kamis Dinihari, Kebakaran Hebat Melanda Tanjung Uma

Menanggapi Tudingan Kantor Hukum Moesa & Rekan

Sebelumnya, Kantor Hukum Moesa & Rekan menuding BP Batam menipu warga tiga kampung tua karena belum menerbitkan Faktur UWT Rp0 sesuai janji.

Namun tudingan tersebut langsung dibantah oleh RKWB. “Kami yang tinggal di sini tahu persis prosesnya. Tidak ada penipuan. BP Batam justru memenuhi janjinya. Jangan sampai opini seperti itu menyesatkan publik,” kata Massiara.

Harapan Warga Kampung Tua

Sebagai Sekretaris Umum RKWB dan warga Batu Ampar, Massiara Alias, SE berharap kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra dapat segera menuntaskan proses sertifikasi untuk seluruh kampung tua di Batam.

“Kami percaya dengan komitmen Pak Amsakar dan Bu Li Claudia. Mereka meneruskan niat baik untuk menuntaskan legalitas Kampung Tua agar masyarakat hidup tenang dan sejahtera,” ujarnya.

Tentang Massiara 

Massiara Alias, SE telah aktif di Rukun Khasanah Warisan Batam (RKWB) sejak tahun 2008 sebagai Bendahara sekaligus Koordinator Wilayah Kampung Tua Kecamatan Batu Ampar.

Mulai September 2025, ia dipercaya menjadi Sekretaris Umum RKWB, menggantikan H. Raja Muhammad Amin, yang kini menjabat Ketua LAM Batam.

Penulis : IZ

Berita Terkait

BP Batam Jaga Pasokan Air Bersih di Tengah Kondisi Cuaca, Masyarakat Diimbau Gunakan Air Secara Bijak
Dari Pulau-Pulau Batam ke Kampus Top Indonesia, Beasiswa Pemko Buka Jalan bagi Anak Hinterland
BP Batam Dukung Penguatan Literasi Untuk Membangun Karakter dan Kebhinekaan bagi Generasi Masa Depan
Perkuat Ketahanan Air Baku, BP Batam Gandeng Mc Dermott Tanam 400 Bambu Betung di Bendungan Sei Nongsa
Paparkan Strategi Batam Dukung Program Nasional 3 Juta Rumah, Amsakar: Membangun Rumah adalah Membangun Harapan
RSBP Batam Torehkan Standar Pelayanan Kelas Dunia, Raih Diamond Status dari WSO
BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026
Amsakar Beberkan Strategi Batam Percepat Pembangunan di Hadapan DPRD Dumai

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:28 WIB

BP Batam Jaga Pasokan Air Bersih di Tengah Kondisi Cuaca, Masyarakat Diimbau Gunakan Air Secara Bijak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Dari Pulau-Pulau Batam ke Kampus Top Indonesia, Beasiswa Pemko Buka Jalan bagi Anak Hinterland

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:54 WIB

BP Batam Dukung Penguatan Literasi Untuk Membangun Karakter dan Kebhinekaan bagi Generasi Masa Depan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Perkuat Ketahanan Air Baku, BP Batam Gandeng Mc Dermott Tanam 400 Bambu Betung di Bendungan Sei Nongsa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Paparkan Strategi Batam Dukung Program Nasional 3 Juta Rumah, Amsakar: Membangun Rumah adalah Membangun Harapan

Berita Terbaru