Purnama Sasih Kanem di Batam, Gede Somanita Sampaikan Pesan Spiritual kepada Umat Hindu

- Publisher

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Gede Somanita, kembali hadir memberikan Dharma Wacana dalam persembahyangan Purnama Sasih Kanem (Kalender Bali) di Pura Agung Amerta Bhuana, Kamis, 4 Desember 2025. Foto: INIKEPRI.COM

Staf Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Gede Somanita, kembali hadir memberikan Dharma Wacana dalam persembahyangan Purnama Sasih Kanem (Kalender Bali) di Pura Agung Amerta Bhuana, Kamis, 4 Desember 2025. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Staf Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Gede Somanita, kembali memberikan Dharma Wacana dalam rangkaian persembahyangan Purnama Sasih Kanem (Kalender Bali) di Pura Agung Amerta Bhuana, Kamis (4/12/2025).

Dalam penyampaian materinya, Gede Somanita mengangkat tema mengenai hakikat kehidupan duniawi dan cara mengatasi penderitaan menurut ajaran Hindu. Ia menegaskan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan penuh cobaan (duḥkhalayam aśaśvatam), sehingga umat diimbau untuk meningkatkan kesadaran spiritual sebagai pegangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Empat Penderitaan Utama dan Sumber Kesengsaraan

BACA JUGA:  Buka MTQH XXXIV Batuampar, Amsakar Tekankan Al-Qur’an Hadir dalam Kehidupan Sosial

Gede Somanita menjelaskan empat penderitaan utama manusia sebagaimana tertuang dalam Bhagavadgita 13.9, yaitu kelahiran, kematian, usia tua, dan penyakit. Selain itu, ia juga menguraikan tiga sumber penderitaan (kleśa), yakni:

  1. Adhyātmika: penderitaan dari tubuh dan pikiran
  2. Adhibhautika: penderitaan yang disebabkan makhluk lain
  3. Adhidaivika: penderitaan akibat alam atau bencana

Menurutnya, akar dari seluruh penderitaan tersebut bersumber dari keinginan berlebihan, keterikatan duniawi, serta karma negatif. Karena itu, tujuan hidup manusia sejati adalah mencapai mokṣa, yaitu kebebasan dari siklus kelahiran dan kematian.

BACA JUGA:  Ria Saptarika Kembali Jadi Calon Anggota DPD Pertama yang Daftar ke KPU Kepri

“Hidup di dunia ini bersifat sementara. Oleh karena itu, mari kita perkuat sradha dan bhakti kepada Tuhan agar kita mampu melewati setiap penderitaan dengan kesadaran dan ketenangan batin,” ujarnya di hadapan umat.

Ajaran Bhagavadgita dan Praktik Spiritual

Dalam Dharma Wacana tersebut, Gede Somanita juga mengutip ajaran Bhagavadgita 18.66 tentang pentingnya berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan sebagai jalan utama menuju ketentraman dan pembebasan.

Ia mendorong umat untuk mengamalkan praktik spiritual seperti:

  • Śravanam – mendengarkan ajaran suci
  • Japam – melafalkan mantra suci
  • Sevanam – melaksanakan pelayanan suci
  • Kīrtanam – melantunkan puji-pujian nama Tuhan
BACA JUGA:  KNPI Kepri Mengecam Penyerangan Sekretariat KNPI Kabupaten Lampura oleh OTK

Menurutnya, praktik-praktik tersebut dapat memperkuat jati diri spiritual dan menjadi bekal menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Berlangsung Khidmat

Rangkaian persembahyangan Purnama Sasih Kanem di Pura Agung Amerta Bhuana berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sradha dan bhakti umat Hindu di Kota Batam sekaligus memperdalam pemahaman ajaran dharma dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”
Respons Keluhan Orang Tua, Amsakar Instruksikan Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang
BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026
Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Respons Keluhan Orang Tua, Amsakar Instruksikan Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Berita Terbaru