Banjir dan Longsor di Sumatra: BNPB Sebut Ribuan Korban Jiwa

- Publisher

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang anak berjalan di depan masjid pasca bencana banjir bandang. Foto: BBC

Seorang anak berjalan di depan masjid pasca bencana banjir bandang. Foto: BBC

INIKEPRI.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra telah mencapai 1.016 jiwa. Data tersebut dihimpun dari sejumlah provinsi terdampak, dengan jumlah korban terbanyak berada di Aceh.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa dari total korban meninggal, Aceh mencatat 424 jiwa, disusul Sumatra Utara 349 jiwa, dan Sumatra Barat 243 jiwa.

“Dalam periode sepekan terakhir, 8 hingga 13 Desember 2025, jumlah korban meninggal bertambah sebanyak 66 jiwa,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan pers, Minggu (14/12/2025).

Ia merinci, penambahan korban tersebut terdiri atas 33 jiwa di Aceh, 19 jiwa di Sumatra Utara, dan 14 jiwa di Sumatra Barat.

BACA JUGA:  Update BNPB: Korban Meninggal Bencana Sumatra 964 Jiwa, Verifikasi Data Terus Dilakukan

Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat 212 orang masih dinyatakan hilang. Rinciannya, Aceh 32 orang, Sumatra Utara 90 orang, dan Sumatra Barat 90 orang.

Abdul Muhari menjelaskan bahwa pencatatan korban hilang tidak selalu berdasarkan temuan langsung di lapangan. Data tersebut juga berasal dari proses verifikasi lanjutan terhadap identitas korban yang sebelumnya belum terkonfirmasi.

“Misalnya, ada korban yang bukan warga kabupaten setempat atau berpindah wilayah. Proses identifikasi dilakukan berdasarkan metode by name by address di tingkat kabupaten dan kota,” jelasnya.

BACA JUGA:  Nafsu Dengar Desahan Pasutri, Ardi Nekat Dobrak Rumah dan Gagahi Seorang Istri di Depan Suami

Ia menambahkan, proses verifikasi juga dipengaruhi oleh berbagai kondisi di lapangan, termasuk ditemukannya jenazah di area pemakaman yang terdampak banjir dan longsor.

“Jenazah yang ditemukan oleh tim SAR di area terdampak tersebut kemudian dihitung sebagai korban bencana,” katanya.

Sementara itu, operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan oleh Basarnas di sejumlah wilayah. Di Provinsi Aceh, pencarian masih berlangsung di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Bireuen.

Di Sumatra Utara, operasi pencarian dibagi ke dalam lima sektor yang tersebar di tiga kabupaten/kota. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, pencarian dipersempit di wilayah Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, dengan fokus tambahan di Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair, serta wilayah Kota Sibolga.

BACA JUGA:  Mini Workshop Voice Over, Upaya BP Batam Cetak SDM Kreatif untuk Kegiatan Promosi Kota Batam

Sedangkan di Sumatra Barat, operasi pencarian terfokus pada lima sektor di sepanjang aliran Sungai Batang Anai, yang meliputi wilayah Kota Padang, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

BNPB juga melaporkan bahwa jumlah warga terdampak yang mengungsi mencapai 624.670 jiwa. Meski demikian, data Pos Nasional Penanggulangan Bencana (Pospenas) menunjukkan adanya penurunan jumlah pengungsi dibandingkan hari sebelumnya.

“Sebagian warga berpindah ke pengungsian mandiri, seperti rumah keluarga atau kerabat. Namun mereka tetap tercatat sebagai pengungsi dan masih menerima bantuan logistik,” pungkas Abdul Muhari.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Jembatan Subi Kecil–Subi Besar Diprioritaskan 2027, Cen Sui Lan: Kita Usahakan Terealisasi
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Natuna Siapkan Dua Kecamatan Baru, Pemekaran Didorong Percepat Pembangunan Perbatasan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat
Dari Daik ke OMI Provinsi, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Bawa Harapan Madrasah
TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Jembatan Subi Kecil–Subi Besar Diprioritaskan 2027, Cen Sui Lan: Kita Usahakan Terealisasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Natuna Siapkan Dua Kecamatan Baru, Pemekaran Didorong Percepat Pembangunan Perbatasan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terbaru