INIKEPRI.COM — Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merayakannya dengan cara yang sederhana, tertib, dan penuh makna.
Ajakan ini disampaikan sebagai wujud empati dan solidaritas terhadap saudara-saudara di sejumlah daerah di Indonesia yang tengah dilanda bencana alam.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 53 Tahun 2025 tentang Perayaan Pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Batam, yang diterbitkan pada 24 Desember 2025.
Dalam edaran itu, Amsakar menekankan bahwa perayaan tahun baru tidak harus diwarnai dengan kemeriahan berlebihan. Menurutnya, sikap sederhana justru mencerminkan kepedulian sosial dan kepekaan Batam terhadap situasi nasional yang tengah berduka.
“Di tengah kondisi sebagian wilayah Indonesia yang sedang menghadapi bencana, sudah selayaknya kita menunjukkan empati. Perayaan tahun baru sebaiknya dilakukan secara sederhana, bermakna, dan tidak berlebihan,” ujar Amsakar.
Ia menyebutkan, empati tersebut ditujukan khususnya kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta daerah lain yang terdampak bencana alam dalam beberapa waktu terakhir.
Lebih lanjut, Amsakar mengajak warga Batam mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih positif dan menenangkan, seperti berdoa dan beribadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing.
“Pergantian tahun adalah momentum refleksi. Mari kita sambut dengan doa, harapan, dan introspeksi diri agar tahun mendatang membawa kebaikan bagi kita semua,” katanya.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Batam juga mengimbau masyarakat tidak menyalakan kembang api maupun petasan, serta menghindari aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.
Imbauan tersebut berlaku luas, tidak hanya kepada masyarakat umum, tetapi juga ditujukan kepada pimpinan instansi pemerintah, TNI-Polri, instansi vertikal, BUMN, pihak swasta, perguruan tinggi, perangkat daerah, camat, lurah, hingga ketua RT dan RW se-Kota Batam.
Amsakar berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga suasana Batam tetap aman, damai, dan kondusif saat pergantian tahun, sehingga nilai kebersamaan dan solidaritas benar-benar terasa.
“Dengan kesadaran dan kebersamaan, kita bisa menyambut Tahun Baru 2026 dengan ketenangan, harapan, dan semangat kepedulian sosial,” pungkasnya.
Penulis : DI
Editor : IZ

















