Sabtu, 12 Juni 2021
10 Jun 2021
(ANTARA FOTO)
(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan 50.000 orang warga menerima vaksin COVID-19 dalam waktu 10 hari ke depan, demi menciptakan kekebalan tubuh komunal bagi masyarakat Kota Batam.

“Pemko Batam menargetkan dalam 10 hari ke depan paling tidak 50 ribu masyarakat harus sudah divaksin. Tujuannya tidak lain adalah untuk dapat menekan penyebaran COVID-19 tidak semakin meluas,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dilansir dari ANTARA, Rabu (9/6/2021).

Oleh karena itu, ia terus mengajak seluruh warga setempat untuk menerima vaksin di tempat-tempat yang disiapkan pemerintah.

Pemko Batam menggelar vaksinasi secara masif. Bahkan petugas vaksinator mendatangi pemukiman warga untuk memberikan imunisasi COVID-19.

Amsakar juga meyakinkan masyarakat untuk tidak khawatir dengan vaksinasi COVID-19.

“Jangan ada keraguan lagi, vaksin ini aman sudah diuji oleh orang yang ahli di bidangnya. Jadi serahkan saja kepada ahlinya,” kata dia.

Dalam kesempatan itu ia menyebutkan, apabila semakin banyak warga yang menerima vaksin, maka kemungkinan membuka perbatasan antarnegara semakin besar.

Ia menyatakan apabila 70 persen masyarakat Batam sudah divaksin, maka perbatasan dengan Singapura dapat dibuka secara terbatas melalui kebijakan gelembung perjalanan.

Dan jika perbatasan dibuka, maka industri pariwisata diyakini semakin menggeliat, ekonomi masyarakat pun bisa pulih kembali.

“Untuk bisa membuka travel bubble di Nongsa, syaratnya 70 persen masyarakat Batam harus sudah divaksin,” tambah dia.

Tak lupa, Amsakar juga mengingatkan masyarakat tetap menerapkan protokol, dengan menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun. (ER/ANTARA)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x