INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam terus memperkuat fondasi reformasi birokrasi dengan menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci utama. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui keikutsertaan Pemko Batam dalam Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Provinsi Kepulauan Riau dan se-Provinsi Riau.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Senin (12/1/2026), dan dihadiri para kepala daerah serta pimpinan instansi kepegawaian dari dua provinsi. Penandatanganan komitmen tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, hadir mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Ia turut menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk kesiapan Pemko Batam dalam membangun sistem pengelolaan ASN yang berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja.
Forum ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi tonggak penting penyamaan persepsi lintas wilayah dalam menerapkan Manajemen Talenta ASN sebagai instrumen strategis reformasi birokrasi. Melalui sistem ini, setiap aparatur diharapkan dapat ditempatkan dan dikembangkan secara objektif, terukur, dan berkeadilan sesuai prinsip sistem merit.
Komitmen Pemko Batam dalam penerapan Manajemen Talenta juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Batam menerima piagam penghargaan dari BKN atas rekomendasi dan kesiapan dalam mengimplementasikan Manajemen Talenta di lingkungan pemerintah daerah.
Sekda Batam Firmansyah menegaskan bahwa Manajemen Talenta bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan fondasi penting dalam menyiapkan birokrasi yang profesional dan adaptif.
“ASN hari ini tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administrasi. Mereka adalah talenta strategis yang harus dipetakan secara tepat, dikembangkan secara berkelanjutan, dan dipersiapkan untuk menjawab tantangan pembangunan. Penghargaan dari BKN menjadi penguat bahwa arah kebijakan kepegawaian Pemko Batam berada di jalur yang benar,” ujar Firmansyah.
Menurutnya, penerapan Manajemen Talenta akan menciptakan ekosistem birokrasi yang sehat dan kompetitif. Setiap ASN memiliki peluang yang sama untuk berkembang berdasarkan kapasitas dan kinerjanya, sementara organisasi memperoleh sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.
Lebih lanjut, ia menilai sinergi antara pemerintah pusat melalui BKN, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan implementasi Manajemen Talenta secara konsisten dan berkelanjutan.
“Dengan sistem yang transparan dan objektif, kita berharap birokrasi semakin lincah, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Bagi Pemerintah Kota Batam, momentum ini sekaligus menjadi penguat arah kebijakan kepegawaian daerah menuju birokrasi modern yang berorientasi hasil. Melalui Manajemen Talenta, Pemko Batam optimistis dapat menyiapkan ASN unggul yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan semangat melayani.
Penulis : RP
Editor : IZ

















