INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di halaman Gedung Daerah Tepi Laut, Tanjungpinang, Rabu malam (14/1/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Acara keagamaan tersebut dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kepri, ASN Kementerian Agama wilayah Kepulauan Riau, Tanjungpinang, dan Bintan, serta jamaah dari berbagai majelis taklim dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Ribuan jamaah yang mayoritas mengenakan pakaian putih memadati halaman Gedung Daerah, menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan sejak awal hingga akhir acara. Sebelum tausyiah utama dimulai, Pemprov Kepri menayangkan kisah-kisah sahabat Nabi Muhammad SAW sebagai pengantar sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman bagi para hadirin.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dalam sambutannya menekankan bahwa kondisi geografis Kepri yang didominasi wilayah laut menghadirkan tantangan tersendiri dalam membangun karakter masyarakat dan menjaga keharmonisan kehidupan beragama.
“Kepulauan Riau hanya sekitar empat persen daratan dan 96 persen lautan. Menjaga toleransi beragama tentu bukan perkara mudah. Namun berkat sinergi tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, Kepri selama tiga tahun berturut-turut mampu mempertahankan indeks toleransi beragama yang membanggakan,” ujar Ansar.
Ia menambahkan, meskipun Kepri merupakan daerah yang heterogen dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, masyarakatnya mampu hidup berdampingan secara damai dan harmonis. Kondisi tersebut turut mendukung stabilitas daerah serta mendorong pencapaian indikator pembangunan ekonomi dan sosial yang positif.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Kepri juga menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan serta insentif kepada masyarakat melalui kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepulauan Riau.
Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, dalam tausyiahnya mengulas makna spiritual mendalam dari peristiwa Isra Mikraj sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra.
“Isra merupakan perjalanan horizontal yang berlangsung sangat cepat, sementara Miraj adalah perjalanan vertikal yang berada di luar jangkauan nalar manusia. Peristiwa ini menegaskan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai hamba Allah dengan derajat tertinggi,” tutur Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut.
Ia mengajak umat Islam untuk menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki kualitas ibadah, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Melalui peringatan Isra Mikraj ini, Pemprov Kepri berharap nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan toleransi antarumat beragama semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat Kepulauan Riau.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















