Hibah dan Bansos Natuna 2026 Disusun Lebih Ketat, Cen Sui Lan: Harus Transparan

- Publisher

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar rapat pembahasan pedoman hibah dan bantuan sosial Tahun Anggaran 2026. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar rapat pembahasan pedoman hibah dan bantuan sosial Tahun Anggaran 2026. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna mulai mematangkan arah kebijakan hibah dan bantuan sosial (bansos) untuk Tahun Anggaran 2026. Pembahasan tersebut digelar dalam rapat di Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Selasa (5/5/2026), yang dipimpin langsung oleh Cen Sui Lan.

Rapat turut dihadiri Wakil Bupati Jarmin, Sekretaris Daerah, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Agenda ini menjadi langkah awal untuk memastikan penyaluran hibah dan bansos ke depan berjalan lebih tertib, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Pembahasan diawali dengan pemaparan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) terkait mekanisme penganggaran, ketentuan administrasi, hingga landasan hukum yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program.

BACA JUGA:  Terimakasih Bu Cen Sui Lan, Kapal RoRo akan Sandar di Sedanau, Mau Keluar Kota Tak Perlu Lagi Lewat Ranai

Dalam arahannya, Cen Sui Lan menekankan bahwa hibah dan bantuan sosial tidak boleh disalurkan secara sembarangan. Ia meminta seluruh OPD memastikan setiap program benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan serta sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

Ia juga menegaskan pentingnya proses verifikasi dan pengawasan yang ketat terhadap setiap usulan bantuan.

Menurutnya, tanpa kontrol yang baik, program yang seharusnya membantu masyarakat justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Temui MenTrans: Natuna Segera Jadi KAPET Maritim Terpadu, Buka Akses ke-9 Negara

“Setiap program hibah dan bantuan sosial harus jelas manfaatnya. Penyalurannya harus tepat sasaran, bisa dipertanggungjawabkan, dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujar Cen dalam rapat tersebut.

Sejumlah OPD turut menyampaikan usulan program prioritas. Dinas Sosial, misalnya, menekankan bantuan bagi lansia dan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) sebagai fokus utama perlindungan sosial.

Sementara itu, Dinas Kepemudaan dan Olahraga mengusulkan dukungan hibah untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Dari sektor pendidikan, muncul usulan hibah untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Pulau Seluan, yang sebelumnya menjadi aspirasi masyarakat saat kunjungan kerja pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Realisasikan Jembatan Gantung di Anambas, Peresmiannya Bakal Potong Sapi

Adapun dari sektor kesehatan, Dinas Kesehatan mengajukan dukungan hibah bagi Palang Merah Indonesia (PMI) guna memperkuat kegiatan donor darah serta peningkatan sarana pelayanan kemanusiaan.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap pedoman hibah dan bansos Tahun Anggaran 2026 dapat disusun lebih sistematis, transparan, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkuat akuntabilitas anggaran daerah, agar setiap rupiah yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat bagi publik.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Serahkan 57 Sertifikat Rumah Warga Perumahan Puak, Cen Sui Lan: Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Jaminan Masa Depan Keluarga
Cen Sui Lan Resmikan IPSKA Natuna, Pelaku Usaha Tak Perlu Lagi Urus Dokumen Ekspor ke Luar Daerah
Melayat ke Rumah Duka Kuntiu, Cen Sui Lan: Kepergiannya Menjadi Kehilangan bagi Keluarga Besar Natuna
Tak Mau Natuna ‘Terisolasi’ Saat Libur Sekolah, Cen Sui Lan Minta Docking KM Bukit Raya Ditunda
‘Blusukan’ ke Kompleks Perkantoran Bukit Arai, Cen Sui Lan Akui Banyak Gedung Pemkab Natuna Butuh Renovasi, Tapi Anggaran Terbatas
Cen Sui Lan Apresiasi Kejari Natuna atas RJ Penadah Emas, Rompi Tahanan Dilepas; “Hukum Juga Harus Mengedepankan Kemanusiaan”
Natuna Siapkan 350 Hektare Kebun Kelapa Baru, Program Hilirisasi Mulai Digulirkan
Apel Kamtibmas 2026, Raja Mustakim: Media Sosial Harus Jadi Ruang yang Menyejukkan, Bukan Penyebar Kebencian

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:15 WIB

Serahkan 57 Sertifikat Rumah Warga Perumahan Puak, Cen Sui Lan: Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Jaminan Masa Depan Keluarga

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Cen Sui Lan Resmikan IPSKA Natuna, Pelaku Usaha Tak Perlu Lagi Urus Dokumen Ekspor ke Luar Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:58 WIB

Melayat ke Rumah Duka Kuntiu, Cen Sui Lan: Kepergiannya Menjadi Kehilangan bagi Keluarga Besar Natuna

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:24 WIB

Tak Mau Natuna ‘Terisolasi’ Saat Libur Sekolah, Cen Sui Lan Minta Docking KM Bukit Raya Ditunda

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:18 WIB

‘Blusukan’ ke Kompleks Perkantoran Bukit Arai, Cen Sui Lan Akui Banyak Gedung Pemkab Natuna Butuh Renovasi, Tapi Anggaran Terbatas

Berita Terbaru