Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp 258,6 Miliar

- Publisher

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan kerja Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, kepada Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel. Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

Kunjungan kerja Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, kepada Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel. Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

INIKEPRI.COM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat posisi strategisnya sebagai pusat investasi di kawasan Asia Tenggara dengan mempererat kolaborasi ekonomi bersama India.

Langkah ini dilakukan melalui kunjungan kerja Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, kepada Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel, Jumat (8/5/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan memperluas komunikasi strategis sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru antara Batam dan institusi ekonomi India.

Fary mengungkapkan, hubungan ekonomi Batam dan India menunjukkan tren positif yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan data BP Batam, nilai investasi India di Batam sepanjang periode 2016–2025 telah menembus angka Rp258,6 miliar, dengan pencapaian tertinggi terjadi pada 2025 dengan realisasi sebesar Rp95,2 miliar,” ungkap Fary.

BACA JUGA:  BP Batam Rayakan Paskah Bersama Opa dan Oma di Graha Lansia Titian Kasih

Tidak hanya di sektor investasi, India kini telah menjelma sebagai tujuan ekspor terbesar ketiga bagi Batam.

Pada kuartal I-2026, nilai ekspor ke India mencapai USD521,6 juta, atau menyumbang 11,14 persen dari total ekspor Batam.

“India adalah mitra strategis dengan potensi besar bagi pengembangan industri dan perdagangan kami. Pertumbuhan investasi dan volume perdagangan ini mencerminkan tingginya kepercayaan dunia usaha India terhadap daya saing Batam,” ujar Fary.

BACA JUGA:  Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

Fary menambahkan, BP Batam tengah fokus memantapkan ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri, logistik, dan perdagangan internasional.

Sektor-sektor yang potensial untuk dikolaborasikan mencakup manufaktur, energi terbarukan, sektor maritim, hingga penguatan rantai pasok industri.

Menanggapi hal tersebut, Konsul Jenderal India, Ravi Shankar Goel, mengapresiasi kemajuan pembangunan ekonomi di Batam.

Menurutnya, India memandang Indonesia sebagai mitra strategis untuk tumbuh bersama sebagai negara maju.

“Batam adalah salah satu kisah sukses pembangunan ekonomi di Indonesia. Keunggulan geografis yang dekat dengan Singapura, kepemimpinan yang kuat, serta kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) menjadi daya tarik utama bagi investor,” kata Ravi.

BACA JUGA:  BP Batam Gesa Perbaikan Jaringan Pipa di Kawasan Hotel Vista

Sebagai langkah konkret, kedua pihak sepakat untuk menyelenggarakan forum presentasi bisnis secara hibrida.

Forum ini direncanakan mempertemukan pengelola kawasan industri di Batam dengan jaringan Kamar Dagang India.

Selain sebagai sarana promosi, pertemuan tersebut diharapkan mampu memetakan kebutuhan rantai pasok ekspor-impor secara lebih detail melalui identifikasi produk berbasis kode Harmonized System (HS).

Langkah diplomasi ekonomi ini diharapkan memperkokoh posisi Batam sebagai kawasan pelabuhan bebas yang dinamis di kancah global.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Resmi Disepakati Rp98,46 Juta, Pelunasan Turun Jadi Rp23,24 Juta
Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, Pipa Bawah Laut WNTS–Pemping Berhasil Diuji
Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik
Rp11 Miliar Disiapkan, Pemko Batam Sudah Salurkan Rp2,73 Miliar ke 23 Usaha Mikro
BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026
Bawa iPhone 18 atau iPhone Duo dari Luar Negeri ke Indonesia, Ini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya
Adik Presiden Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Menangkan Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha
RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Biaya Haji 2027 Resmi Disepakati Rp98,46 Juta, Pelunasan Turun Jadi Rp23,24 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, Pipa Bawah Laut WNTS–Pemping Berhasil Diuji

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik

Senin, 28 September 2026 - 14:01 WIB

Rp11 Miliar Disiapkan, Pemko Batam Sudah Salurkan Rp2,73 Miliar ke 23 Usaha Mikro

Sabtu, 26 September 2026 - 08:30 WIB

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Berita Terbaru