INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam kembali membuka jalan lebih lebar bagi pelaku usaha mikro untuk berkembang. Setelah sebelumnya menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN), kini Pemko Batam menjalin kerja sama dengan Bank Riau Kepri Syariah untuk menghadirkan fasilitas pembiayaan tanpa bunga bagi UMKM.
Kesepakatan subsidi margin tersebut ditandatangani di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (19/5/2026), dan dihadiri langsung oleh Amsakar Achmad.
Melalui program ini, pelaku usaha mikro dapat memperoleh pinjaman hingga Rp20 juta tanpa dikenakan bunga atau margin, sehingga akses modal menjadi lebih ringan dan terjangkau.
“Usaha mikro adalah sektor yang paling tahan banting dan menyerap banyak tenaga kerja. Karena itu negara harus hadir membantu persoalan mereka, terutama permodalan,” ujar Amsakar.
Menurutnya, banyak pelaku usaha kecil sebenarnya memiliki usaha yang prospektif, tetapi sulit berkembang karena terkendala modal. Kondisi tersebut sering memaksa mereka mencari pinjaman dari rentenir dengan bunga tinggi.
Karena itu, Pemko Batam mendorong perbankan menghadirkan skema pembiayaan yang mudah, cepat, dan tetap sehat melalui proses seleksi yang tepat.
“Jangan hanya berhenti di narasi. Kita ingin ada implementasi nyata supaya usaha mereka berkembang dan naik kelas,” tegasnya.
Amsakar bahkan berharap plafon pembiayaan ke depan dapat ditingkatkan hingga Rp50 juta agar semakin sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Program subsidi margin ini menjadi salah satu dari 15 program prioritas Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
Sementara itu, Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemko Batam.
Menurut Helwin, sepanjang 2025 BRK Syariah telah menyalurkan pembiayaan UMKM di Batam sebesar sekitar Rp56 miliar. Hingga April 2026, angka tersebut telah mencapai lebih dari Rp16 miliar.
Dengan dukungan subsidi margin dari Pemko Batam, BRK Syariah optimistis penyaluran pembiayaan akan semakin meningkat dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
“Kepercayaan ini akan kami jalankan sebaik mungkin agar manfaatnya benar-benar dirasakan pelaku UMKM,” ujar Helwin.
Bagi ribuan pelaku usaha kecil di Batam, program ini bukan sekadar akses pinjaman, tetapi peluang nyata untuk memperbesar usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Penulis : RP
Editor : IZ

















