INIKEPRI.COM — Pemerintah Kabupaten Natuna kembali mendapat dukungan dari pemerintah pusat setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyetujui pembangunan sembilan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan mengatakan sebelumnya Pemkab Natuna mengusulkan total 20 lokasi pembangunan KNMP untuk pelaksanaan tahun 2025 hingga 2026.
Menurutnya, untuk usulan tahun 2025, satu lokasi telah lebih dulu disetujui dan saat ini tengah dalam tahap pembangunan. Sementara sembilan lokasi lainnya baru saja mendapat persetujuan sebagai bagian dari usulan tahap pertama tahun 2026.
“Progres pembangunan satu unit di Desa Cemaga Utara saat ini sudah lebih dari 70 persen. Kemudian ada sembilan lokasi yang sudah disetujui, sementara sisanya masih dalam proses survei,” ujar Cen Sui Lan, Jumat (22/5/2026).
Adapun sembilan lokasi yang telah mendapat persetujuan pembangunan KNMP tersebut berada di Desa Tanjung, Desa Kelarik, Desa Kelarik Barat, Kelurahan Sedanau, Desa Tanjung Pala, Desa Sededap, Desa Selading, Desa Sabang Mawang, dan Desa Batu Belanak.
Cen Sui Lan menjelaskan, sejumlah lokasi lain yang belum mendapat persetujuan masih dalam tahap survei oleh pihak kementerian, baik survei awal maupun survei ulang.
Ia menilai program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi peluang penting bagi Natuna untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang masih bergantung pada dana transfer pemerintah pusat.
Menurutnya, saat ini kondisi fiskal daerah belum sepenuhnya stabil akibat penundaan penyaluran kurang bayar dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat untuk tahun 2023 dan 2024 yang berdampak terhadap pelaksanaan pembangunan daerah.
“Oleh karena itu, kita memanfaatkan program-program dari pusat seperti kampung nelayan ini untuk mendongkrak ekonomi masyarakat, minimal membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan perputaran ekonomi di daerah,” kata Cen Sui Lan.
Program KNMP sendiri diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan nelayan, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi kawasan pesisir melalui pembangunan fasilitas penunjang, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan produktivitas sektor perikanan di Natuna.
Penulis : DI
Editor : IZ

















