INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat layanan transportasi publik dengan menghadirkan rute Bus Rapid Transit (BRT) Trans Batam menuju Bandara Internasional Hang Nadim. Kehadiran layanan ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarmoda dengan tarif yang terjangkau.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan penambahan rute tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap transportasi umum yang aman, nyaman, dan mudah dijangkau.
“Penambahan layanan menuju Bandara Hang Nadim merupakan langkah nyata untuk memperluas akses transportasi publik. Kami ingin masyarakat memiliki pilihan moda yang aman, nyaman, dan terjangkau. Kota yang maju adalah kota yang mampu menyediakan layanan transportasi publik yang mudah diakses oleh seluruh warganya,” ujar Yusfa, Senin (29/6/2026).
Ia menjelaskan, layanan menuju bandara dilayani melalui Koridor 7 dengan rute Nongsa–Batam Centre yang kini melewati Bandara Internasional Hang Nadim. Rute tersebut tidak hanya memudahkan warga Batam, tetapi juga wisatawan maupun penumpang pesawat yang membutuhkan akses transportasi umum.
Menurut Yusfa, hadirnya BRT di kawasan bandara memberikan lebih banyak pilihan transportasi bagi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan dari seluruh penyedia jasa angkutan.
“Semakin banyak pilihan transportasi yang tersedia, semakin baik pula bagi masyarakat. Persaingan akan mendorong setiap penyedia layanan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga pengguna transportasi menjadi pihak yang paling diuntungkan,” katanya.
Untuk menggunakan layanan ini, masyarakat cukup membayar tarif Rp5.000 bagi penumpang umum dan Rp2.500 bagi pelajar serta anak-anak. Sementara waktu tunggu atau headway bus berkisar 20 menit pada jam sibuk dan sekitar 30 menit pada siang hingga sore hari.
Direktur Utama Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, menyambut positif hadirnya layanan BRT Trans Batam di kawasan bandara. Menurutnya, layanan tersebut semakin melengkapi pilihan transportasi darat menuju maupun dari Bandara Hang Nadim.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Kehadiran BRT Trans Batam memberikan alternatif transportasi yang mudah diakses dan ekonomis bagi masyarakat maupun pengguna jasa penerbangan yang bepergian melalui Bandara Hang Nadim,” ujarnya.
Annang mengungkapkan, selama ini perjalanan menuju bandara masih didominasi kendaraan pribadi, disusul taksi konvensional dan taksi daring. Dengan beroperasinya BRT, diharapkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum menuju bandara terus meningkat.
Melalui penambahan rute tersebut, Pemko Batam berharap penggunaan angkutan umum semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan wisatawan, sekaligus mendukung terwujudnya sistem transportasi perkotaan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















