INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra melanjutkan agenda silaturahmi bersama ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat di Kecamatan Galang, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan yang digelar di Kantor Camat Galang itu menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan pembangunan.
Sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan nelayan, perluasan kesempatan kerja bagi generasi muda hinterland, pembangunan infrastruktur, hingga pengembangan sektor pendidikan di kawasan Galang dan Rempang.
Tokoh masyarakat Galang, Safii, meminta Pemerintah Kota Batam memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan nelayan yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian masyarakat pesisir. Ia juga berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batam dapat memberikan prioritas kepada putra-putri Galang.
“Kami berharap pemuda setempat dapat menjadi prioritas untuk bekerja di daerahnya sendiri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua LPM Galang, Suherman. Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah membuka peluang kerja bagi masyarakat Galang melalui sejumlah perusahaan, termasuk PT Moya Indonesia.
Meski demikian, ia berharap peningkatan infrastruktur jalan terus menjadi perhatian pemerintah. Selain itu, ia mengusulkan agar sekolah yang akan dibangun di kawasan Rempang Eco-City berbentuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), mengingat wilayah tersebut telah memiliki tiga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Kami berharap sekolah yang dibangun nantinya adalah SMK agar mampu mencetak tenaga kerja yang siap bersaing dan sesuai dengan kebutuhan industri,” katanya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Amsakar menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi merupakan bagian dari pola pemerintahan yang mengedepankan komunikasi langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, dialog menjadi sarana untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat.
> “Energi silaturahmi ini menjadi tata kelola baru di era kepemimpinan Amsakar-Li Claudia. Inilah ruang yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat sehingga kami dapat mendengar langsung harapan dan kebutuhan warga,” ujar Amsakar.
Terkait kesejahteraan nelayan, Amsakar mengatakan pemerintah akan terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui penyediaan sarana pendukung hingga memperluas akses pemasaran hasil tangkapan.
> “Nelayan merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir Batam, khususnya di Galang. Karena itu, kesejahteraan mereka menjadi perhatian kami. Pemerintah akan terus menghadirkan program pemberdayaan, mulai dari penguatan sarana pendukung hingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil tangkapan nelayan,” katanya.
Di sektor ketenagakerjaan, Amsakar menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Batam harus memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.
> “Lapangan kerja adalah komitmen kami. Jika ada badan usaha yang beroperasi di sini, kami akan memperjuangkan agar anak-anak daerah mendapat prioritas untuk bekerja,” tegasnya.
Sementara di bidang pendidikan, Amsakar menyebut pengembangan sumber daya manusia menjadi investasi jangka panjang yang menentukan masa depan Batam. Ia mengungkapkan, tahun ini lima anak hinterland memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, meski satu orang mengundurkan diri. Selain itu, sebanyak 30 anak hinterland diterima di Politeknik Negeri Batam.
Menurutnya, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih Terintegrasi yang akan dilengkapi SMK berstandar internasional guna mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Pada sektor infrastruktur, Amsakar memastikan peningkatan kualitas jalan di kawasan Galang akan terus menjadi perhatian. Ia menilai konektivitas menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan Galang-Rempang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat hinterland.
Melalui agenda silaturahmi tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap komunikasi dengan masyarakat terus terjalin sehingga setiap kebijakan pembangunan dapat disusun berdasarkan kebutuhan warga dan memberikan manfaat yang merata di seluruh wilayah Kota Batam.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















