Dari Kelurahan Pulau Terong, Pelajar SMAN 13 Batam Galang Rp4,18 Juta untuk Korban Kebakaran Hutan

- Publisher

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 13 Batam menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan di sejumlah wilayah Indonesia. Foto: INIKEPRI.COM

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 13 Batam menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan di sejumlah wilayah Indonesia. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Kepedulian terhadap musibah kebakaran hutan tak selalu harus datang dari mereka yang berada dekat dengan pusat kota.

Dari kawasan hinterland Batam, pelajar SMA Negeri 13 Batam di Pulau Terong justru menunjukkan kepeduliannya melalui aksi nyata. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 13 Batam menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan di sejumlah wilayah Indonesia.

Penggalangan dana dilakukan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis. Aksi tersebut tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga menyasar sejumlah desa dan warga di wilayah Kelurahan Pulau Terong.

Dari aksi tersebut, para pelajar berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp4.180.000.

Ketua OSIS SMAN 13 Batam, Muhammad Arviansyah, mengatakan aksi tersebut lahir dari kepedulian para siswa terhadap kondisi kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Kepri Ridho dan Tokoh Pemuda Kadri Tinjau Korban Puting Beliung di Pulau Terong

Gerakan itu mendapat dukungan dari pembina OSIS dan kepala sekolah.

Penggalangan dana Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 13 Batam dari rumah ke rumah. Foto: INIKEPRI.COM

Menurut Arviansyah, meski jumlah dana yang terkumpul belum besar, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian kecil dari upaya membantu masyarakat yang terdampak maupun mereka yang berada di lapangan menghadapi kebakaran hutan.

“Bantuan ini diharapkan dapat turut membantu meringankan saudara-saudara kita yang sedang memadamkan kebakaran hutan maupun yang terdampak langsung, walaupun nominalnya belum begitu besar,” ujarnya.

Peristiwa tersebut, kata dia, semakin mendapat perhatian karena dampak asap mulai terasa hingga wilayah Kepulauan Riau.

“Kebakaran dan asap sudah masuk wilayah Kepri, tentu kami merasa peristiwa ini harus segera ditangani dengan segera,” tegasnya.

Dikumpulkan dari Sekolah hingga Warga

Dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan melalui Kitabisa.com/Patunganuntukhutan, sebuah gerakan penggalangan bantuan yang diinisiasi Ferry Irwandi.

BACA JUGA:  Sambut Ramadan, Aston Batam Siapkan Promo Menarik

Arviansyah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut mendukung aksi tersebut, mulai dari warga sekolah, guru, hingga masyarakat di sekitar Pulau Terong.

“Dana ini akan kami salurkan ke Kitabisa.com/Patunganuntukhutan yang diinisiasi oleh Ferry Irwandi. Kami mengucapkan terima kasih kepada warga sekolah, warga desa, dan guru-guru kami atas pembinaan dan menyukseskan aksi nyata ini,” ujarnya.

Kepala SMAN 13 Batam, Aluddin, memberikan apresiasi atas gerakan yang dilakukan para siswa.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai capaian akademik. Ada nilai yang tidak kalah penting untuk ditanamkan kepada peserta didik, yakni kesadaran, kepekaan, dan kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.

Warga Pulau Terong menyisihkan dana ke Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 13 Batam. Foto: INIKEPRI.COM

“Apresiasi setingginya untuk anak-anak kami. Berkat bimbingan para guru-guru hebat di hinterland, tentunya walaupun jauh dari kota saya pikir kita tak boleh kalah saing,” kata Aluddin.

BACA JUGA:  Setangkai Mangrove, Sejuta Harapan: SMA N 13 Batam Gelar Aksi Restorasi Alam

Ia menilai aksi tersebut menjadi contoh bahwa keterbatasan jarak dengan pusat kota bukan alasan bagi pelajar untuk tidak mengambil bagian dalam persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Yang paling penting untuk mencapai keberhasilan dari pendidikan yang baik adalah kesadaran, kepekaan, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Aluddin berharap bantuan yang dikumpulkan para siswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak serta ikut mendukung upaya penanganan kebakaran hutan.

“Semoga dengan gerakan ini turut membantu bagi yang terdampak dan Indonesia segera pulih dari kebakaran hutan,” katanya.

Aksi para pelajar SMAN 13 Batam itu mungkin berangkat dari jumlah yang sederhana. Namun dari Pulau Terong, pesan yang disampaikan cukup besar: kepedulian tidak mengenal jarak, dan anak-anak sekolah pun dapat mengambil bagian ketika lingkungan dan sesama membutuhkan perhatian.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”
Respons Keluhan Orang Tua, Amsakar Instruksikan Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang
BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026
Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Respons Keluhan Orang Tua, Amsakar Instruksikan Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Berita Terbaru