PDIP Siapkan 3 Skenario di Pilkada Kepri 2020

- Publisher

Senin, 24 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soerya Respationo dan Lis Darmansyah

Soerya Respationo dan Lis Darmansyah

 

Tanjung Pinang, inikepri.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyiapkan tiga skenario dalam menghadapi Pilkada Kepulauan Riau 2020.

“Skenario pertama, PDIP berkomitmen untuk mengusung Soerya Respationo-Isdianto. Jika ini gagal, maka kami laksanakan skenario kedua,” ujar Sekretaris PDIP Kepri Lis Darmansyah di Tanjungpinang, seperti dilansir Antara, Senin (24/2/2020).

Namun, Lis enggan membeberkan skenario kedua dan ketiga lantaran menjadi bagian dari strategi politik dalam memenangkan PDIP pada Pilkada Kepri 2020.

“Skenario kedua akan dilaksanakan seandainya Pelaksana Tugas Gubernur Kepri Isdianto mencalonkan diri dengan menggunakan kendaraan lain,” kata dia.

BACA JUGA:  Ganjar Pranowo Ditetapkan Jadi Capres PDIP

Menurut Lis, Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo memegang komitmen untuk bersama Isdianto.

“Sejak dahulu Soerya memang dikenal sebagai figur yang memegang teguh komitmen, karena politik tanpa komitmen akan merusak pikiran dan sikap,” ucapnya.

Lis pun menyerahkan kepada Isdianto untuk melobi partai politik karena itu merupakan haknya. Ia pun memahami kondisi Isdianto.

“Kemungkinan ada pihak-pihak yang tidak menginginkan Isdianto berpasangan dengan Soerya. Di tubuh internal PDIP pun seperti itu, ada sejumlah pihak yang menginginkan Soerya tidak berpasangan dengan Isdianto,” papar Lis.

BACA JUGA:  Tito Karnavian : Pilkada Asimetris, Biar Tidak Menghasilkan Efek Negatif

Namun, menurut Lis, Soerya tetap pada komitmennya, meski mengetahui dinamika politik Pilkada Kepri 2020 selama beberapa pekan terakhir.

“Kami masih memiliki waktu menunggu minggu pertama hingga minggu kedua Maret 2020. Kami akan laksanakan skenario kedua jika gagal skenario pertama,” ucap Lis yang juga Ketua Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Kepri.

Lis mengungkapkan dirinya memiliki kecurigaan ada gerakan-gerakan yang ingin memecah belah konsentrasi PDIP menjelang pilkada. Gerakan itu, kata dia, ingin menguras energi PDIP sebelum Pilkada.

BACA JUGA:  Kemendagri: SIPD Satukan Data dan Proses Tata Kelola Pemerintahan Daerah Lebih Efektif, Efesien dan Akuntabel

“Kami mengetahuinya. Itu tampak jelas. Kami tidak terlalu menanggapinya,” terang dia.

Ia menegaskan, mesin politik PDIP Kepri sudah bergerak untuk memenangkan Pilkada. PDIP, kata Lis, akan terus mengkampanyekan agar calon gubernur dan wakil gubernur yang dipilih masyarakat adalah figur yang memiliki komitmen dan integritas, memiliki kemampuan melobi pusat untuk kepentingan daerah, dan meningkatkan investasi.

“Keberadaan Pemprov Kepri, terutama dari aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat seharusnya dirasakan masyarakat. Selama ini, belum nampak,” pungkas Lis.

Sumber: antara

Berita Terkait

PAD Batam Tembus Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Penerimaan Tanpa Naikkan Tarif Pajak
Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026
Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya
Tak Mau Kecolongan, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Posko Karhutla dan Siagakan Damkar 24 Jam
Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap
Kabut Asap Memburuk, Seluruh Sekolah Natuna Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini, Bupati Cen: “Kasihan Anak-anak”
Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema
Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:18 WIB

PAD Batam Tembus Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Penerimaan Tanpa Naikkan Tarif Pajak

Rabu, 9 September 2026 - 06:17 WIB

Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:00 WIB

Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya

Selasa, 8 September 2026 - 10:11 WIB

Tak Mau Kecolongan, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Posko Karhutla dan Siagakan Damkar 24 Jam

Senin, 7 September 2026 - 13:38 WIB

Kabut Asap Memburuk, Seluruh Sekolah Natuna Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini, Bupati Cen: “Kasihan Anak-anak”

Berita Terbaru