Seorang Dokter Spesialis Paru Bongkar Satu Rahasia Tangkal Virus Corona

- Publisher

Rabu, 25 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Banyaknya warga yang terinfeksi virus corona makin membuat banyak orang kalang kabut. Hingga pemerintah menganjurkan untuk melakukan social distancing dan bekerja dari rumah untuk menekan penyebaran virus corona.

Tak hanya itu, presiden secara langsung mengumumkan bahwa pemerintah akan menyiapkan jutaan obat Avigan danKlorokuin yang disebut telah menyembuhkan pasien Covid-19 di berbagai negara.

Selain dari pemerintah, para ahli juga banyak yang menyarankan untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tak mudah terserang virus corona. Seperti yang viral beberapa waktu lalu.

Sempat viral seorang dokter psesialis paru, dr. Vinci Edy Wibowo yang menganjurkan untuk berjemur di bawah matahari terik untuk membantu menangkal virus corona.

BACA JUGA:  Waspada! Orang yang Terinfeksi Covid19, Bisa Terkena Lagi

“Saya dokter Vinci, dokter spesialis paru mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berjemur. Sekarang sudah wajib untuk berjemur untuk melawan virus corona,” ujarnya dalam sebuah video yang telah viral.

“Terutama di kalangan tenaga kesehatan, kalo Anda kurang berjemur, maka daya tahan tubuh Anda akan lemah sekali,” tambahnya.

Benarkah berjemur bisa membantu menangkal virus corona?

Dalam acara ‘Dialog tvOne’ (20/3/2020), dr. Vinci ditanya oleh presenter apakah berjemur bisa mencegah dari Covid-19.

BACA JUGA:  3 Makanan yang Bisa Bikin Awet Muda, Cobain!

“Tetap kembali ke pencegahan dasar yaitu cuci tangan, masker tetap, APD tetap. Tapi yang selalu terlupakan dari gaya hidup sebenernya sih, yang paling sederhana itu sebenernya dari matahari ” jawab dr. Vinci.

“Matahari itu selalu ada tapi tidak dimanfaatkan dengan baik, itu yang sayang sekali. Sebagian pasien saya pasti kurang matahari,” tambahnya.

Lebih lanjut, menurut pengamatannya dari pasiennya yang sering mengalami batuk pilek, mereka disebut kurang mendapatkan matahari pagi.

Presenter pun bertanya, jam berapa panas matahari dikatakan baik untuk berjemur.

“Intinya matahari terik, matahari terik itu di atas jam 08.00 sampai jam 04.00 sore,” jawab dr. Vinci.

BACA JUGA:  Lawan Varian Delta, Rakyat Indonesia Diminta Pakai Masker Ganda

Melansir dari Kompas.com, tim peneliti dari Georgetown University Medical Center pernah mempublikasikan penelitian yang menunjukkan, paparan ultraviolet akan meningkatkan aktivitas sel T (sel darah putih yang melawan infeksi di tubuh) pada sel-sel di cawan patri.

Paling tidak dibutuhkan waktu 5-10 menit terpapar sinar matahari agar kita bisa meningkatkan aktivitas sel pada sistem imun.

Kombinasi antara vitamin D yang diproduksi tubuh ketika kita terpapar sinar matahari dan juga cahaya ultraviolet juga memiliki efek anti-mikroba.

Sumber : nakita

Berita Terkait

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:42 WIB

Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Berita Terbaru