Kenali Penyebab Mata Panda dan Cara Efektif Mencegahnya

- Publisher

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pernah merasa wajah tampak lelah meski sudah tidur cukup? Bisa jadi itu karena munculnya mata hitam atau mata panda, kondisi ketika kulit di sekitar mata tampak lebih gelap dibandingkan area wajah lainnya.

Meski kerap dianggap sepele, mata panda dapat mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Warna gelap di bawah mata ini bisa bervariasi — mulai dari kebiruan, keunguan, hingga kecokelatan — tergantung pada warna kulit seseorang.

Kulit di sekitar mata dikenal sangat tipis dan sensitif, sehingga mudah mengalami perubahan warna akibat berbagai faktor. Memahami penyebabnya menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi ini muncul atau bertambah parah.

BACA JUGA:  Ini Gejala Berat Hepatitis Akut dan Cara Pencegahannya

Berikut beberapa penyebab umum mata hitam (mata panda) yang perlu diwaspadai:

1. Kurang tidur

Tidur yang tidak cukup menjadi penyebab paling sering. Saat tubuh kekurangan waktu istirahat, aliran darah di sekitar mata melambat, menyebabkan penumpukan yang terlihat gelap di bawah kulit tipis area mata.

Akibatnya, mata tampak bengkak, wajah terlihat kusam, dan pancaran segar pun hilang.

2. Penipisan kulit

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen menurun sehingga kulit kehilangan elastisitas dan menjadi lebih tipis. Kondisi ini membuat pembuluh darah di bawah mata semakin terlihat jelas, memberi kesan gelap pada area tersebut.
Faktor lain seperti merokok, paparan sinar matahari berlebih, dan dehidrasi juga mempercepat proses penipisan kulit.

BACA JUGA:  Pasien Diabetes Idealnya Periksakan Gula Darah Rutin Tujuh Kali Sehari

3. Hiperpigmentasi

Kelebihan melanin, zat pemberi warna pada kulit, juga bisa memicu mata panda. Kondisi ini dikenal sebagai hiperpigmentasi, yang paling sering disebabkan oleh paparan sinar matahari berlebih tanpa perlindungan seperti tabir surya atau kacamata hitam.

4. Kekurangan zat besi

Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika tubuh kekurangan zat besi, oksigen ke jaringan sekitar mata berkurang, membuat area tersebut tampak lebih gelap dan lelah.

BACA JUGA:  Polusi Udara, Menkes Sarankan Masyarakat Kenakan Masker KF 94

5. Efek samping obat-obatan

Beberapa obat tetes mata seperti latanoprost atau bimatoprost, yang digunakan untuk mengatasi glaukoma atau hipertensi okular, dapat menimbulkan efek samping berupa penggelapan kulit di sekitar mata jika digunakan dalam jangka panjang.

Cara Menghindari Mata Panda

Untuk menjaga tampilan segar di wajah, pastikan tidur cukup 7–8 jam per malam, penuhi asupan cairan dan zat besi, serta gunakan tabir surya dan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan.

Hindari kebiasaan merokok dan biasakan merawat kulit sekitar mata dengan lembut menggunakan krim pelembap atau kompres dingin.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru