Habib Rizieq: Salat Idul Fitri di Rumah saat Pandemi Corona Tetap Sah

- Publisher

Jumat, 15 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyampaikan salat Idul Fitri sah dilakukan di rumah selama pandemi virus corona (Covid-19) berlangsung. Rizieq mengatakan, umat Islam di daerah terpapar corona boleh melakukan salat idul fitri di rumah. Sebab itu, dia meminta umat untuk menyesuaikan kondisi di wilayah masing-masing.

“Sama, sunah statusnya dengan salat tarawih,” kata Rizieq lewat pesan singkat yang diteruskan oleh Ketua Mujahid 212 Damai Hari Lubis, Kamis (14/05).

“Idul Fitri sama dengan tarawih status hukumnya, yaitu sunnah. Jadi bisa diadakan di rumah masing-masing, tergantung zona daerah pada level daripada penyebaran Covid-19,” lanjut pesan singkat yang dikirim via Damai.

BACA JUGA:  Perda 2016 Tak Lagi Relevan, Ranperda Lingkungan Baru Disiapkan untuk Batam Berkelanjutan

Rizieq mengingatkan meski salat Idul Fitri dilakukan di rumah, umat Islam tidak boleh mengurangi satu rukun pun dalam pelaksanaannya. Dia menyebut rukun salat idul fitri masih sama seperti biasanya.

“Pada saat darurat, bisa saja di rumah bersama keluarga. Asal rukun-rukun salatnya tetap dilakukan,” ujar pria yang telah berada di Mekkah, Arab Saudi sejak akhir Mei 2017 silam.

BACA JUGA:  Rizieq Shihab Tidak Lagi Jadi Imam Besar FPI

Sebelumnya, pelaksanaan Salat Idul Fitri menjadi sorotan publik di tengah pandemi virus corona. Terlebih lagi setelah Menteri Agama Fachrul Razi mewacanakan pelonggaran kegiatan di rumah ibadah.

Namun, wacana itu langsung dijawab Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Dia bilang masyarakat diminta Salat Idul Fitri di rumah selama pandemi.

Menag Fachrul pun membuat pengumuman usai kajian internal Kemenag. Dia meminta umat Islam salat berjamaah di rumah bersama keluarga saat Idul Fitri.

Kemudian Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa khusus terkait hal ini. Umat Islam diperbolehkan melakukan Salat Id di rumah. Jika berjamaah, disarankan terdiri dari 1 imam dan 3 makmum. Jika tidak ada anggota keluarga yang mampu berkhotbah, MUI membolehkan Salat Id di rumah tanpa khotbah.

BACA JUGA:  Rizieq Larang Shalat di Masjid: Bukan Takut Corona, Kita Tawakal ke Allah

Selain fatwa MUI soal salat idul fitri, sebelumnya pemerintah RI lewat Menag Fachrul Razi menyarankan pelaksanaan salat pada 1 Syawal 1441 H itu digelar di rumah masing-masing. Pun, imbauan yang datang dari PB Nahdlatul Ulama. Sementara Muhammadiyah pada hari ini dijadwalkan bakal mengeluarkan fatwa soal salat Idul Fitri

Berita Terkait

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya
VIRAL! Tiga Anak di Bengkong Belum Sekolah, Amsakar Langsung Turun Tangan
PLN Batam Buka Akses Informasi Kompensasi Pascagangguan Listrik, Pelanggan Bisa Cek Lewat Aplikasi
Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam, Soroti Air Bersih hingga Sampah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:21 WIB

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:22 WIB

Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik

Kamis, 5 November 2026 - 10:25 WIB

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

Rabu, 4 November 2026 - 10:30 WIB

GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya

Berita Terbaru