Waspada! Perokok Jadi Kelompok yang Rentan Tertular Virus Corona, Ini Alasannya

- Admin

Sabtu, 30 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Seperti yang kita ketahui bersama, kebiasaan merokok memiliki dampak negatif terhadap tubuh manusia. Baru-baru ini beredar informasi bahwa perokok menjadi salah satu kelompok yang rentan tertular virus corona.

Hal ini juga disampaikan oleh World Health Organization (WHO) lndonesia, yang baru-baru ini dalam akun Instagram-nya mengeluarkan penjelasan tentang hubungan rokok dengan virus corona

https://www.instagram.com/p/CAxKEcjnDE5/?igshid=fscxytn4840j

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam unggahan akun WHO Indonesia disebutkan, virus corona adalah salah satu alsaan yang tepat bagi seseorang agar berhenti merokok. Itu karena tembakau yang terdapat di dalam rokok, dapat memperparah gejala virus corona.

Baca Juga :  Cegah Stunting dengan Makanan Murah Meriah Ini

“Dampak coronavirus dapat lebih parah bagi mereka yang menggunakan tembakau,” keterangan dalam unggahan di akun tersebut.

Selain itu, WHO indonesia juga mengingatkan perihal penggunaan tembakau yang bisa menimbulkan penyakit dan disabilitas serta merusak hampir semua organ dalam tubuh, termasuk juga paru-paru.

Ketika virus corona menyerang paru-paru, sementara paru-paru sudah rusak terlebih dahulu karena tembakau, serangannya bisa menimbulkan dampak yang lebih parah lagi.

Baca Juga :  Singapura Bersiap Hidup-Mati dengan COVID-19

“Tembakau memengaruhi sistem kekebalan tubuh, artinya Anda lebih tak berdaya melawan infeksi,” sambungnya.

Dalam unggahan itu juga, WHO Indonesia mengungkapkan bahwa tembakau memengaruhi sistem kekebalan tubuh, dalam artian tubuh bisa jadi tak berdaya untuk melawan infeksi.

Selain itu, WHO juga menyebutkan bahwa risiko tertular virus corona akan semakin besar kita menggunakan tembakau.

“Menaruh produk tembakau di bibir anda artinya jari tangan anda mungkin menyentuh wajah, sehingga dapat menyebarkan virus ke mulut, hidung atau mata,” jelasnya.

Indozone

Berita Terkait

Upaya Pencegahan Hipertensi dengan PATUH dan CERDAS
KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan
Vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah tidak Beredar di Indonesia
BRIN Paparkan Lima Besar Penyakit akibat Polusi Udara di Indonesia
Awas! Ini Bahaya Mengonsumsi Ikan Hasil Pengeboman
Kemenkes Waspadai Kasus TB di Indonesia yang Meningkat
Laksanakan Ibadah Puasa Ramadan, Ini Pesan Menkes
Kemenkes: Ulat Pembunuh Manusia Hoaks
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 06:12 WIB

Upaya Pencegahan Hipertensi dengan PATUH dan CERDAS

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:16 WIB

KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan

Senin, 6 Mei 2024 - 00:45 WIB

Vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah tidak Beredar di Indonesia

Kamis, 2 Mei 2024 - 00:21 WIB

BRIN Paparkan Lima Besar Penyakit akibat Polusi Udara di Indonesia

Kamis, 28 Maret 2024 - 04:43 WIB

Awas! Ini Bahaya Mengonsumsi Ikan Hasil Pengeboman

Senin, 25 Maret 2024 - 00:14 WIB

Kemenkes Waspadai Kasus TB di Indonesia yang Meningkat

Selasa, 12 Maret 2024 - 04:39 WIB

Laksanakan Ibadah Puasa Ramadan, Ini Pesan Menkes

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:53 WIB

Kemenkes: Ulat Pembunuh Manusia Hoaks

Berita Terbaru

Menkominfo Budi Arie Setiadi (tengah), Zara Murzandina Budi Arie (tengah kiri), WamenKominfo Nezar Patria (kanan) dan Direktur Informasi Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo Septirana Tangkary (kanan). Foto: Humas Kominfo

Tekno

Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah

Senin, 20 Mei 2024 - 06:13 WIB

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Kesehatan

Upaya Pencegahan Hipertensi dengan PATUH dan CERDAS

Senin, 20 Mei 2024 - 06:12 WIB