Masjid Agung Batam Kini Punya “Kotak Amal Digital”, Berinfaq Cukup dari Hp

- Publisher

Minggu, 7 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Pandemi corona membuat pemasukan dari infaq menurun. Meskipun masjid tidak ditutup, namun masih jarang jamaah yang datang.

Namun jangan khawatir, kita tetap bisa berinfaq, sambil tetap stay home. Caranya melalui kotak amal digital.

Seperti yang sudah dilakukan Masjid Agung Batam. Dengan memanfaatkan QRIS jemaah tetap bisa bersedekah dari rumah menggunakan berbagai jenis uang elektronik yang berizin di Bank Indonesia.

Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS (dibaca KRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code.

BACA JUGA:  Archipelago Bakal Segera Membuka Dua Hotel Baru di Batam

QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS

“Alhamdulillah sekarang bisa sedekah lewat hp,” ujar seorang jamaah di Masjid Agung Batam, Batam Center, usai salat subuh tadi (Minggu, 7/6)

BACA JUGA:  Video Viral Korban Begal di Batuampar, Polisi: Bukan di Batam!

Sosialisasi program ini ditempel di kaca pintu masuk di Masjid Agung, sehingga mudah dilihat jamaah.

Ada beberapa aplikasi pembayaran elektronik yang busa digunakan, salah satunya terkait program ini, salah satunya GoPay dan OVO.

Caranya, pertama kali Anda harus memotret QRIS Masjid Agung Batam (lihat foto).

Adapun cara infaq sedekahnya sebagai berikut:

– Buka aplikasi
– Tap bayar, pilih foto QRIS Masjid Agung
– Masukkan nominal yang ingin didonasikan melalui aplikasi pencaharian elektronik tadi
– Masukan PIN
– Sedekah langsung diterima 100% oleh masjid

BACA JUGA:  Seorang Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Hutan Dam Duriangkang

Saat pertama diluncurkan, program ini langsung didukung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof. Dr. KH. Nasarudin Umar, MA. Menurutnya, inisiatif ini sangat memungkinkan para jamaah untuk bisa tetap beribadah dan bersedekah dengan tetap melakukan physical distancing.

Bahkan saat masih menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, Jusuf Kalla juga mendukung program ini.

Berita Terkait

Serap Aspirasi Warga Hinterland, Amsakar Siapkan Solusi Air Bersih dan Pelabuhan Pulau Seraya
Perkuat Pelayanan Publik, BP Batam Siap Jalin Kolaborasi dengan Kantor Bahasa Kepri
Amsakar: Imam dan Mubalig Harus Jadi Penyampai Informasi yang Menyejukkan Masyarakat
Amsakar Ajak Investor Tiongkok Tanam Modal di Batam, Soroti Keunggulan FTZ dan Infrastruktur
Pelatihan Public Speaking HKG PKK 2026, Erlita Minta Kader Jadi Penyambung Informasi Pemerintah
Wakil Kepala Batam Dengar Aspirasi Masyarakat Rempang – Galang: Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Berorientasi Pengembangan Masa Depan Pendidikan
BAZNAS Batam Himpun ZIS Rp21 Miliar Sepanjang 2025, Salurkan Rp21,039 Miliar kepada Mustahik
Warga Nongsa Apresiasi Program Kerakyatan Amsakar-Li Claudia, dari Seragam Gratis hingga Beasiswa
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:36 WIB

Serap Aspirasi Warga Hinterland, Amsakar Siapkan Solusi Air Bersih dan Pelabuhan Pulau Seraya

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:34 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, BP Batam Siap Jalin Kolaborasi dengan Kantor Bahasa Kepri

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:55 WIB

Amsakar: Imam dan Mubalig Harus Jadi Penyampai Informasi yang Menyejukkan Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:02 WIB

Pelatihan Public Speaking HKG PKK 2026, Erlita Minta Kader Jadi Penyambung Informasi Pemerintah

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:34 WIB

Wakil Kepala Batam Dengar Aspirasi Masyarakat Rempang – Galang: Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Berorientasi Pengembangan Masa Depan Pendidikan

Berita Terbaru