Cerita Tagihan Pasien Covid-19 Sampai Rp70 juta, dibayar Sendiri

- Publisher

Rabu, 10 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Pemerintah RI memang sudah menyiapkan beberapa Rumah Sakit rujukan untuk menangani pasien COVID-19. Tapi untuk pasien COVID-19 bisa dirawat di fasilitas gratis yang sudah ditunjuk diperlukan diagnosa medis.

Seorang netizen yang menjadi pasien COVID-19 membagikan pengalamannya baru-bari ini saat mengidap corona. Pengalaman itu dibagikan melalui akun Twitter pada Selasa, 9 Juni 2020. Lewat utasan, Juno menceritakan pengalamannya saat berjuang melawan Covid-19.

Dia menunjukkan kuitansi perawatan di Rumah Sakit swasta sebelum dia dirawat di Wisma Atlet, salah satu tempat rujukan COVID-19 dari pemerintah. Saat itu karena hasil tes swab belum keluar, maka Juno menjalani perawatan di RS umum.

“Ini biaya perawatan gue sebelum masuk Wisma Atlet dulu. Karena hasil swab belum keluar jadi merujuk pada diagnosa Bronchopneumonia (BP),” cuitnya, dikutip dari Suara.com. Dia mengingatkan kalau ada yang masih tidak mengindahkan protokol kesehatan, ada baiknya diberi tahu kalau biaya perawatannya mahal. “Kalo ada teman atau kenalan kalian yang berkeliaran di luar tanpa masker dan enggak social distancing sodorin tagihan ini aja,” katanya.

BACA JUGA:  Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Bertambah Sembilan Orang

Tagihan biaya COVID-19 yang harus Juno keluarkan selama perawatan tidak sedikit. Saat dirawat selama 9 hari, jumlah tagihannya mencapai Rp33.794.977. Biaya itu tidak termasuk tindakan macam-macam.

“Ini aja biayanya cuma atas kamar rawat (isolasi) 9 hari, obat-obatan, lab thorax sama darah, visit dokter, udah. Enggak ada tindakan yang gimana-gimana karena puji Tuhan gue enggak sampai sesak napas,” tambah Juno.

Biayanya bakal semakin mahal kalau dia memerlukan peralatan seperti ventilator. Belum lagi biaya pasca dirawat. “Nah ini juga belum perawatan paska pulang dari Wisma Atlet. Gue dirawat lagi buat ngamanin beberapa keluhan-keluhan yang bikin hidup gue ribet. Biayanya? 36 juta sendiri. So, total gue udah ngabisin 70 juta (untuk perawatan Covid-19),“ tulis Juno.

BACA JUGA:  Freeport Buka Banyak Lowongan Kerja dengan Gaji Selangit, Cek Disini Cara Daftarnya!

Dia enggak punya pilihan lain, sebab untuk masuk ke RS rujukan Pemerintah diperlukan diagnosa lanjutan.

“Buat gue waktu itu enggak ada pilihan selain melipir ke RS swasta yang mana waktu itu datang juga dengan perasaan was-was karena udah dengar beberapa orang juga ditolak sama RS swasta,“ tambahnya.

Ia juga menyatakan, jika perawatan di Wisma Atlet tidak dikenakan biaya. Sementara itu, biaya yang ia keluarkan selama perawatan di RS swasta telah ditanggung oleh asuransi pribadi.

Perawatan di Wisma Atlet

Juno menyatakan bagi pasien dengan gejala ringan bisa ke Wisma Atlet Jakarta. Sedangkan bagi yang positif gejala berat langsung ke RS rujukan di daerah masing-masing.

BACA JUGA:  Karena Corona, Arab Saudi Tunda Umroh

Hal itu ditegaskan oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya Yudo Margono. Pihaknya bersama gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 akan mengobservasi pasien yang datang ke Wisma Atlet Kemayoran.

“Ya nantinya tentunya pasien akan datang ke Wisma Atlet tersebut nantinya akan diobservasi oleh akan dicek dulu oleh para dokter di situ. Apabila sifatnya nanti berat akan dirujuk pada rumah sakit yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah,” kata Yudo beberapa waktu lalu.

Jika pasien yang datang hanya menunjukan gejala ringan, maka akan langsung dirawat di Wisma Atlet. Selain Wisma Atlet, pasien juga bisa dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan.

“Bagi yang sifatnya ringan, seperti yang sudah disampaikan Kemenkes akan langsung di rawat di Wisma Atlet termasuk mungkin rumah sakit yang ada pasien-pasien ringan,” katanya.

Hops

Berita Terkait

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Berita Terbaru