Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

- Publisher

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kabar yang telah lama dinantikan para pengemudi ojek online (ojol) akhirnya datang. Dua perusahaan transportasi berbasis aplikasi terbesar di Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia, sepakat menurunkan besaran komisi atau potongan aplikasi menjadi 8 persen.

Kebijakan tersebut akan mulai diterapkan secara efektif pada 1 Juli 2026 dan diumumkan setelah perwakilan kedua perusahaan melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

BACA JUGA:  Terungkap! ini Rencana Telkomsel Jika Berhasil Investasi di Gojek

Wakil Direktur Utama GoTo, Catherine Sutjahyo, mengatakan penyesuaian tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan keseimbangan yang lebih baik bagi mitra pengemudi.

“Mulai efektif pada tanggal 1 Juli 2026, Gojek Indonesia akan mulai menerapkan komisi sebesar 8 persen khusus untuk layanan transportasi penumpang roda dua atau yang selama ini dikenal dengan layanan GoRide. Kami berharap kebijakan ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi para mitra pengemudi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem yang telah dibangun bersama,” ujar Catherine.

Langkah serupa juga dilakukan Grab Indonesia. CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, memastikan perusahaan yang dipimpinnya akan menerapkan kebijakan yang sama pada waktu yang bersamaan.

BACA JUGA:  Plt Menkominfo Ajak Bos Media Lawan Serangan Fajar Pemilu 2024

“Grab Indonesia juga akan mengimplementasikan skema komisi sebesar 8 persen dan penerapannya akan dimulai pada 1 Juli 2026. Kami percaya langkah ini dapat mendukung kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” kata Neneng.

Kesepakatan tersebut disambut positif karena selama ini besaran potongan aplikator menjadi salah satu isu yang paling banyak disuarakan para pengemudi ojol di berbagai daerah. Tidak sedikit komunitas pengemudi yang meminta agar perusahaan menurunkan komisi sehingga pendapatan yang diterima mitra menjadi lebih besar.

BACA JUGA:  Pandemi Covid-19, Perilaku Merokok Cenderung Tetap bahkan Meningkat

Dengan skema baru tersebut, para pengemudi roda dua diharapkan dapat memperoleh porsi pendapatan yang lebih baik dari setiap perjalanan yang mereka layani.

Pengumuman penurunan komisi ini sekaligus menjadi salah satu perkembangan penting dalam industri transportasi digital nasional, di tengah meningkatnya perhatian pemerintah dan DPR terhadap keberlangsungan ekosistem ojek online serta kesejahteraan jutaan mitra pengemudi di Indonesia.

Berita Terkait

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:11 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Berita Terbaru