Bulan Ini Tagihan Listrik Naik Drastis, Menteri BUMN Erick Thohir Semprot PLN: Tingkatkan Pelayanan

- Publisher

Minggu, 14 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Menteri BUMN Erick Thohir meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN untuk meningkatkan layanannya ke masyarakat.

“Kita tidak mau apa yang jadi layanannya tidak prioritas, jangan gara-gara monopoli pelayannya tidak ditingkatkan. Ini bukan era, kamu butuh listrik ya dateng ke sini,” ujar Erick Thohir di Jakarta, kemarin. Dalam rangka meningkatkan layanan PLN, Erick Thohir menempatkan satu posisi baru yakni direktur pemasaran.

BACA JUGA:  Mendagri Larang Konvoi dalam Pendaftaran Calon Kepala Daerah

Dia mengatakan PLN juga harus melakukan inovasi dalam memberikan layanan ke masyarakat, misalnya dengan smart meter hingga smart procurement.

“Isu-isu yang lagi hot yakni tiba-tiba tagihan listrik naik, kan bukan naik, yang tadinya bulanan tapi karena ada COVID-19 jadi tidak tertagihkan, baru ditagihkan pada bulan yang bisa ditagihkan. Padahal itu tagihan berapa bulan dijadikan satu. Kita kan biasa kalau tidak ditagih lupa, pas ditagih marah. Tapi PLN sudah announcement bisa dicicil. Maka itu PLN lakukan inovasi smart meter, distribusi, smart procurement,” ucapnya.

BACA JUGA:  Kemenhub Minta Pemilik Kapal Segera Penuhi Hak Pelaut Indonesia

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir juga mengatakan pihaknya juga meminta PLN untuk mengurangi anggaran belanja modalnya.

BACA JUGA:  Juru Bicara Pemerintah: Satu-satunya Jalan Hadapi Virus Corona Yakni Ubah Cara Hidup

“Saya tidak mau capex-nya sampai Rp100 triliun, saya cut 30-40 persennya, kadang capex jadi proyek. Saya enggak mau ini jadi main proyek. Kalau main proyek, ini nanti kena batunya,” katanya.

Aksi

Berita Terkait

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Senin, 21 September 2026 - 07:33 WIB

Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Rabu, 16 September 2026 - 10:00 WIB

OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Berita Terbaru