ini Alasan Para Ahli Sarankan Pakai Face Shield Ketimbang Masker Kain

- Publisher

Jumat, 26 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Tim yang terdiri dari dokter dan pakar kesehatan di Iowa, Amerika Serikat mengatakan, memakai face shield atau pelindung wajah lebih baik dibandingkan masker kain.

Menyadur Business Insider, Jumat (26/6), para peneliti ini menjelaskan face shield yang dipakai panjangnya harus melewati dagu, menutup telinga dan tak menyisakan celah pada dahi.

“Face shield ada berbagai macam bentuknya, tapi semuanya menyediakan pembatas plastik transparan yang melapisi wajah,” tulis Dokter Eli Perencevich, Daniel Diekema dan Michael Edmond dalam artikel kedokteran yang dirilis JAMA Network.

BACA JUGA:  Hanya Tersisa 24 Pasien Corona, 7 Kecamatan Sudah Zona Hijau. Batam Mantap!

“Untuk perlindungan optimal, face shield harus panjang dan melewati dagu, telinga dan jangan ada celah antara dahi dan plastiknya,” jelas penelitian tersebut.

Keunggulan face shield dibandingkan masker kain adalah lapisannya yang transparan memudahkan pengguna berkomunikasi dengan orang-orang tuna rungu.

BACA JUGA:  Tidur Kurang dari 5 Jam, Awas Terkena Penyakit Kronis

Mereka bisa membaca gerak bibir, sementara masker menutupi mulut dan tidak tembus pandang.

Selain itu, face shield bisa mencegah penggunanya untuk menyentuh wajah dan tidak membekap hidung sehingga memungkin orang untuk bernafas dengan lega.

Masker kain butuh dicuci untuk pemakaian berkelanjutan sedangkan face shield cukup dibersihkan dengan cairan disinfektan sebelum dipakai dipakai ulang.

Area mata juga ikut terlindungi sehingga para ahli lebih menyarankan pemakaian face shield ketimbang masker kain.

BACA JUGA:  Pemkot Tanjungpinang Ingatkan Warga Mampu Agar Tidak Terima BLT

Penelitian tentang efektivitas face shield dalam mencegah penularan virus corona memang masih terbatas, tapi sebuah percobaan tahun 2014 bisa menunjukkan keampuhan face shield.

Dalam percobaan ini, dilakukan simulasi batuk dengan pelindung wajah. Hasilnya menunjukkan face shield bisa mengurangi 96 persen paparan virus dari orang yang batuk dalam jarak kurang dari 60 sentimeter.

Aksi.id

Berita Terkait

WHO Ungkap Gejala, Pola Penularan, dan Risiko Penyakit Virus Nipah
BPOM RI Tegaskan Susu Formula di Indonesia Aman
Bahaya Kesehatan di Balik Whip Pink, Gas Kuliner yang Disalahgunakan
Wajib Tahu! Ini Iuran BPJS Kesehatan Berdasarkan Jenis Kepesertaan Mulai 23 Januari 2026
Tak Sekadar Bau Menyengat, Ini Manfaat Jengkol bagi Kesehatan Pria
Perut Tiba-Tiba Buncit? Bisa Jadi Ini Biang Keladinya
Jangan Remehkan Sinar Matahari Pagi, Ini Manfaatnya bagi Tubuh
Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 19:59 WIB

WHO Ungkap Gejala, Pola Penularan, dan Risiko Penyakit Virus Nipah

Senin, 2 Februari 2026 - 07:31 WIB

BPOM RI Tegaskan Susu Formula di Indonesia Aman

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:19 WIB

Bahaya Kesehatan di Balik Whip Pink, Gas Kuliner yang Disalahgunakan

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:30 WIB

Wajib Tahu! Ini Iuran BPJS Kesehatan Berdasarkan Jenis Kepesertaan Mulai 23 Januari 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:54 WIB

Tak Sekadar Bau Menyengat, Ini Manfaat Jengkol bagi Kesehatan Pria

Berita Terbaru