Biduan Dangdut Jadi Korban Mesum, Nasib Tragis Ritual Mistis

- Admin

Minggu, 28 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, inikepri.com – Hati-hati, nasib tragis bisa dialami siapa saja. Kali ini di Depok, seorang biduan dangdut jadi korban mesum ritual mistis dukun cabul.

Seorang pria di Depok, Jawa Barat terpaksa berurusan dengan hukum lantaran tega mencabuli sejumlah wanita dengan modus ritual mistis. Polisi mencatat, sedikitnya ada empat korban yang telah melapor, dan salah satunya adalah biduan dangdut lokal.

Adalah AS alias CA, pria cabul yang menjalankan aksinya dengan kedok paranormal alias dukun. Usut punya usut, wanita biduan dangdut yang juga jadi korban mesum ritual mistis ini ternyata masih ada hubungan keluarga dengan CA.

Ia tak lain adalah keponakannya sendiri. CA berdalih, justru korbanlah yang minta tolong pada dirinya dengan harapan agar dapat banyak job. CA tak menampik jika dalam salah satu ritualnya itu, korban harus melepaskan pakaian.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan Satu Tersangka Aksi Jemput Paksa Jenazah Positif Corona di Batam

“Itukan mandi kembang, dia lepas pakaian enggak saya paksa. Emang begitu ritualnya. Dia katanya lagi sepi job. Dia keponakan saya, bapaknya pemain organ tunggal,” katanya saat digelandang petugas ke Polres Metro Depok pada Jumat 26 Juni 2020

Pria 49 tahun itu mengklaim, dirinya memiliki ilmu kebatinan dari warisan leluhur. Salah satu kemampuan yang diyakininya itu ialah bisa menambah daya pikat dan indra ke-enam.

“Saya bisa begini karena emang keturunan. Biasanya diminta tolong, tapi sama keluarga doang. Ya macem-macem buat nyembuhin dan lihat masa depan,” ujarnya.

Korban mesum ritual mistis menggunakan kembang 7 rupa

CA juga mengaku, sejumlah baskom berisi kembang tujuh rupa yang dijadikan barang bukti adalah sisa dari ritual dirinya dan keluarga. “Bukan, itu bukan abis mandiin korban. Itu saya mandi kembang sama anak dan istri,” tuturnya

Baca Juga :  Khatib Idul Fitri Dibunuh Secara Sadis oleh Jemaahnya

Namun tentu saja, pengakuan CA tak dipercaya polisi. Hal ini diperkuat dengan keterangan korban dan barang bukti. Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah mengungkapkan, selain iming-iming mampu meningkatkan daya pikat, pelaku juga mengklaim ritualnya itu dapat mensucikan para korban dari aura negatif.

“Dimana pencabulan menggunakan operandi mandi kembang ya, dengan membujuk para korban seakan-akan dia memiliki kemampuan mensucikan para korban. Kemudian para korban itu datang ke tempat si pelaku ini,” kata Azis pada awak media tadi pagi.

Kepada penyidik, CA juga mengaku mendapat kemampuan mistis dari keluarga. “Katanya dia mendapat kemampuan turun menurun mensucikan orang dengan mandi kembang. Tapi ketika mandi kembang itu korban yang kebanyakan adalah perempuan itu ditawarkan buka baju untuk lebih suci begitu,” jata Azis.

Baca Juga :  Video Tips Bikin Usaha Sukses, Tidak Diajarkan di Kampus

Namun polisi menduga kuat itu hanyalah akal-akalan CA untuk melampiaskan nafsu bejatnya. “Pada saat buka baju korban dijamah, bahkan mohon maaf diperlakukan tidak wajar di bagian intimnya. Itu berjalan sudah satu setengah tahun.”

Dari hasil pemeriksaan sementara, korbannya bejumlah empat orang wanita. Salah satu di antaranya ada yang terjebak karena ingin sukses di dunia musik dangdut. “Biasanya setelah ritual itu pelaku akan berkata pada korban jangan bilang siapa-siapa, nanti kena tulahnya (akibatnya). Setelah itu pelaku pun keluar dari kamar mandi,” kata Azis.

Atas perbuatannya itu, CA diancam dengan jeratan pasal 289 tentang pencabulan yang ancamannya 9 tahun kurungan penjara. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut.

Hops.id

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB