Adik-Adik, Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Pakai Daring Ya!

- Admin

Sabtu, 11 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Kegiatan belajar mengajar di Kota Batam untuk awal tahun pelajaran 2020/2021 ini masih berlangsung secara daring. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad di Batam Centre, Jumat (10/7).

Kebijakan ini diambil mengingat kondisi Batam yang masih ada penularan corona virus disease (Covid-19). Sehingga belum memungkinkan bagi anak sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

“Karena baru tiga kecamatan yang masuk zona hijau, sementara sembilan lainnya masih kuning, maka kegiatan belajar mengajar masih online,” tuturnya.

Baca Juga :  Dianggap Lalai, PAMPI Desak Kepala Imigrasi Batam Segera Dicopot

Amsakar mengatakan meski ada sebagian kecamatan yang masuk zona hijau, pemerintah daerah tetap memberlakukan kegiatan belajar mengajar daring secara keseluruhan. Hal ini ditetapkan dengan mempertimbangkan keamanan bagi anak-anak sekolah.

Ia menjelaskan keputusan ini dibuat dengan mempertimbangkan aturan dari pusat. Atas surat keputusan bersama empat menteri, disebutkan untuk daerah yang belum masuk zona hijau kegiatan belajar masih dilakukan jarak jauh.

Baca Juga :  Wali Kota Amsakar Sambut Konsulat Amerika Serikat, Bahas Soal Investasi hingga Pendidikan

“Ada edaran menteri, sampai masuk zona hijau aktivitas pembelajaran dilakukan di rumah. Atas itu kita tetapkan untuk tetap sekolah secara daring. Sampai ada kebijakan baru dari kementerian,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Hendri Arulan menambahkan pada dasarnya sekolah-sekolah sudah siap untuk melanjutkan kegiatan belajar daring. Sistem yang digunakan sama dengan ketika pertama kali belajar daring diberlakukan saat awal penyebaran covid-19, Maret lalu.

Baca Juga :  Polda Kepri Ringkus 7 Jukir Liar di Batam, Cegah Premanisme dengan Operasi Pekat Seligi 2025

“Pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan orang tua dan sarana prasarana sekolah. Kalau bisa dengan zoom (aplikasi video conference) pakai zoom meeting. Kalau tidak, penugasan melalui Whatsapp grup kelas juga bisa. Tergantung kesepakatan orang tua dan sekolah. Yang penting kegiatan belajar mengajar tetap berjalan,” kata Hendri.

Berita Terkait

DPRD Batam Kompak Dukung Ranperda LAM, Amsakar: Identitas Melayu Fondasi Pembangunan
Wujud Solidaritas, Magabutri Kepri Salurkan Donasi Rp60 Juta untuk Korban Banjir Sumatera
Empat Pasang Calon Pengantin Ikuti Pembekalan Rumah Tangga di KUA Bengkong
Jadi Ajang Penguatan Sinergi Antardaerah, Amsakar-Li Claudia Hadiri Penutupan Rakernas XVII APKASI
Sejarah Baru Industri Maritim, Kapal FLF Buatan Batam Resmi Mengapung, Amsakar: Bukti SDM Indonesia Mampu Bersaing
Rakernas APKASI XVII Digelar di Batam, Amsakar: Daerah Harus Sejalan dengan Asta Cita
Masjid Jami’ Al-Falah Central Hills Dibangun, Amsakar Tekankan Harmoni dan Toleransi
Peringatan Isra Mikraj di Batam, Amsakar Serukan Harmoni dan Kebersamaan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:04 WIB

DPRD Batam Kompak Dukung Ranperda LAM, Amsakar: Identitas Melayu Fondasi Pembangunan

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:00 WIB

Wujud Solidaritas, Magabutri Kepri Salurkan Donasi Rp60 Juta untuk Korban Banjir Sumatera

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:57 WIB

Empat Pasang Calon Pengantin Ikuti Pembekalan Rumah Tangga di KUA Bengkong

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:52 WIB

Jadi Ajang Penguatan Sinergi Antardaerah, Amsakar-Li Claudia Hadiri Penutupan Rakernas XVII APKASI

Senin, 19 Januari 2026 - 14:25 WIB

Sejarah Baru Industri Maritim, Kapal FLF Buatan Batam Resmi Mengapung, Amsakar: Bukti SDM Indonesia Mampu Bersaing

Berita Terbaru